Butuh waktu seminggu buang puing bangunan Kalijodo ke Bantargebang

JAKARTA | 14 Juni 2017 16:33 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Puing-puing bekas bangunan semi permanen Kalijodo berserakan di bawah kolong Jalan Tol Tomang-Pluit. Rencananya, puing-puing itu akan dibuang ke Bantargebang, Bekasi.

"Ini semua (puing-puing bangunan) dibuangnya ke Batar Gebang, Bekasi, pake truk-truk gede," kata Wakasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Hidayatulloh di lokasi penertiban kolong tol Teluk Intan, Jakarta, Rabu (14/6).

Butuh waktu lama untuk membersihkan puing-puing ini. Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara Slamet Riyadi menyebut dibutuhkan waktu selama seminggu untuk membuang puing ini ke Bantargebang.

"Kalau banyak seperti ini, bisa agak lama mengangkut puingnya, mungkin bisa sampai minggu depan," kata Slamet.

Untuk membuang puing-puing tersebut, Pemprov DKI menyiapkan 10 truk besar ukuran 12 ton. Truk-truk itu akan dioperasikan untuk mengangkut puing-puing tersebut.

"Untuk kru-nya, kami kerahkan 50 petugas. Terdiri dari petugas kebersihan dan Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) kelurahan Pejagalan dan kecamatan Penjaringan."

Slamet menyebutkan, berat puing-puing bangunan liar tersebut bisa mencapai 200 ton. Namun, perhitungannya berdasarkan volume bukan pada berat puing. "Ini kan kebanyakan kayu dan bambu. Banyak yang tidak terpotong kecil," tutupnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Bangunan liar di kolong tol Kalijodo batal ditertibkan
Djarot bingung PLN kasih listrik ke bangunan liar di Kalijodo
1.600 personel bongkar tempat prostitusi di kolong tol Kalijodo
150 KK tinggal di kolong tol Kalijodo, hanya 2 KK warga Jakarta
Warga tak jera, bedeng di kolong Kalijodo sudah empat kali dibongkar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.