Hot Issue

Catat! Ini Protokol Kesehatan per Sektor saat DKI Transisi ke New Normal

Catat! Ini Protokol Kesehatan per Sektor saat DKI Transisi ke New Normal
JAKARTA | 5 Juni 2020 06:04 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, di tengah perpanjangan PSBB, DKI kini berstatus masa transisi menuju tatanan normal baru.

"Kami, di gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 memutuskan untuk menetapkan status PSBB di Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi," ucap Anies di Balai Kota, Kamis (4/6).

Artinya, kata Anies, kegiatan sosial dan ekonomi akan dibuka kembali, tetapi dilakukan secara bertahap.

Protokol kesehatan pun ditetapkan terhadap aktivitas di sejumlah sektor saat masa transisi. Berikut Protokol per sektor yang diberlakukan saat masa transisi DKI menuju tatanan New Normal:

1. Rumah Ibadah

-Jumlah peserta ibadah maksimal 50% dari Kapasitas

-Menerapkan jarak aman (1 m) antar orang

-Mencuci tempat kegiatan dengan disinfektan sebelum dan setelah kegiatan

-Setelah tempat ibadah dipakai untuk kegiatan rutin, ditutup kembali

-Bagi Masjid/Musholla:

.Tidak menggunakan Karpet/ Permadani, setiap jemaah harus membawa sendiri sajadah/alat salat

.Penitipan alas kaki ditiadakan, setiap jemaah harus membawa sendiri kantong/tas dan membawa masuk alas kakinya masing-masing

2. Klinik Kecantikan

-Jumlah pengunjung/tamu maksimal 50% dari Kapasitas

-Wajib menggunakan masker bagi tamu dan pegawai klinik dan sarung tangan bagi pegawai klinik

-Wajib melakukan penyemprotan disinfektan seluruh peralatan setelah dipakai satu (1) tamu

1 dari 5 halaman

3. Fasilitas olahraga outdoor, Taman & RPTRA:

-Jumlah pengunjung/tamu maksimal 50% dari Kapasitas
-Pengunjung/tamu hanya diperuntukkan bagi warga setempat
-Tidak diperbolehkan bagi anak usia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia
-Tidak berkerumun lebih dari 5 orang

4. Perindustrian
-Jumlah karyawan maksimal 50% dari Kapasitas
-Wajib memiliki klinik/RS rujukan

2 dari 5 halaman

5. Museum

-Jumlah pengunjung/tamu maksimal 50% dari Kapasitas
-Dibuka selama jam normal

6. Kendaraan Pribadi
-Diisi dengan maksimal 50% kapasitas
-Bagi penumpang-pengemudi yang memiliki KTP dengan alamat sama (1 KK) dapat diisi 100% kapasitas

3 dari 5 halaman

7. Kendaraan Umum

-Diisi dengan maksimal 50% kapasitas
-Antrean penumpang harus berjarak 1 m antar orang
-Melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin
-Persentase layanan angkutan umum menyesuaikan aktivitas utama

8. Pusat Perbelanjaan, Retail, dan Pertokoan
-Jumlah pengunjung/tamu maksimal 50% dari Kapasitas
-Dilakukan pengukuran suhu sebelum memasuki pusat perbelanjaan,
retail, dan pertokoan
-Tenant yang boleh dibuka harus selaras dengan sektor yang boleh dibuka pada fase I

4 dari 5 halaman

9. Taman Rekreasi dan Kebun Binatang

-Jumlah pengunjung/tamu maksimal 50% dari Kapasitas
-Tidak diperbolehkan bagi anak-anak dan ibu hamil

10. Prasarana Olahraga Outdoor (GOR, Stadion, dll)
-Jumlah pengunjung maksimal 50% dari Kapasitas Olahraga
-Tidak mengadakan kegiatan yang mendatangkan penonton

5 dari 5 halaman

11. Jasa Usaha Makanan & Minuman (restoran, rumah makan, coffee shop)

-Jumlah pengunjung/tamu/pengguna/karyawan maksimal 50% dari Kapasitas
-Penyajian makanan a la carte (dilarang prasmanan)
-Mendorong pembayaran secara cashless
-Catatan: penyajian ala RM Padang (mini-prasmanan) diubah menjadi non-prasmanan

12. Pasar Rakyat
-Jumlah pengunjung maksimal 50% dari Kapasitas
-Penyediaan sarana dan prasarana pendukung pencegahan penyebaran Covid-19
-Mendorong transaksi dilakukan dengan cashless
-Jam operasional mulai dari pukul 06.00-14.00
-Pengaturan pintu masuk dan pintu keluar yang berbeda. (mdk/rhm)

Baca juga:
Gugus Tugas Sebut Pemulihan Daerah Produktif & Aman Covid-19 Sesuai Indikator WHO
PSBB Diperpanjang, Anies Diminta Hadirkan Solusi untuk Sektor Pendidikan
Kasus Covid-19 di Sumsel Meningkat Lagi, Gubernur Ajak Ulama Sosialisasi New Normal
Istana Kepresidenan Mulai Terapkan Protokol New Normal
Kota Tasikmalaya New Normal, Wagub Jabar Tinjau Pusat Perbelanjaan dan Tempat Ibadah
Hadapi New Normal, Banda Aceh Gelar Uji Swab Massal
Wapres Sebut New Normal jadi Peluang Industri Halal dan UMKM

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami