Covid-19 di DKI Terus Meningkat, Pengendalian Ketat Wilayah Dipertanyakan

Covid-19 di DKI Terus Meningkat, Pengendalian Ketat Wilayah Dipertanyakan
JAKARTA | 6 Agustus 2020 13:35 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mempertanyakan pembatasan lokal yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap sejumlah RW atau kelurahan. Berdasarkan data yang diakses melalui situs corona.jakarta.go.id, sebanyak 33 RW masuk sebagai kategori zona rawan. RW dengan tingkat risiko tinggi rawan penularan Covid-19 adalah kelurahan Cempaka Putih Barat.

"Bagaimana membatasi lokal? Kan warga pasti keluar cari sembako, mana ada pasar atau mini market di tiap RW kecuali Pemprov bagi sembako rutin," ujar Gilbert, Kamis (6/8).

Kendati Pemprov DKI mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos), hal itu dirasa tidak mampu mencukupi kebutuhan warga bersamaan dengan upaya pemutusan penularan Covid-19. "Apa Pemprov mampu? Jelas tidak akan jalan di lapangan pembatasan lokal," tandasnya.

Pendistribusian Bansos oleh Pemprov DKI akan berakhir pada hari ini. Distribusi tahap kelima ini dimulai sejak 22 Juli- 6 Agustus. Ditargetkan, penerimaan Bansos kali ini sebanyak 2,4 juta kepala keluarga.

Dari jumlah tersebut, Pemprov DKI berkolaborasi dengan Kementerian Sosial. Sehingga beban total penerima Bansos dibagi menjadi dua. Pemprov DKI menyalurkan Bansos kepada 1,3 juta kepala keluarga, sementara kemensos menyalurkan 1,1 juta kepala keluarga.

Nilai per paket Bansos senilai Rp 275 ribu yang terdiri dari;

-Beras 2 karung, tiap karungnya seberat 5 kilogram
-Sarden 4 kaleng, tiap kalengnya seberat 155 gram. Atau 2 kaleng sarden dengan berat masing-masing 425 gram
-Minyak goreng 2 bungkus, masing-masing 900 ml
-Tepung terigu 1 kantong sebesar 1 kilogram
-Kecap 1 kantong seberat 3.520 ml
-Biskuit 1 kaleng
-Bihun 2 bungkus
-Sabun mandi 1 batang (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami