Demokrat dan PDIP Masih Belum Serahkan Nama Pimpinan DPRD DKI

JAKARTA | 18 September 2019 13:38 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - PDIP dan Partai Demokrat masih belum menyerahkan nama pimpinan definitif DPRD DKI Jakarta kepada pimpinan sementara. Batas waktu penyerahan ini awalnya pada 9 September, namun kemudian diperpanjang sampai 19 September. Pimpinan DPRD DKI Jakarta akan diduduki lima perwakilan fraksi yaitu PDIP, Gerindra, PAN, Demokrat, dan PKS.

"Belum (sampai hari ini)," kata pimpinan DPRD DKI Jakarta sementara, Syarifuddin dihubungi merdeka.com, Rabu (18/9).

Syarif mengatakan, pihaknya telah bersurat ke pimpinan dua partai tersebut, mendesak agar segera menyerahkan nama pimpinan definitif. Terkait alasan kenapa molor sampai hari ini, dia mengaku tak tahu karena merupakan urusan internal partai.

"Kita sih nunggu saja. Karena memang enggak ada ketentuan peraturannya yang sifatnya memaksa ya," ujarnya.

Dalam rapat sebelumnya, pihaknya menetapkan penyerahan nama pimpinan definitif ini paling lambat 9 September. Namun kemudian berdasarkan kesepakatan terbaru ditetapkan paling lambat pada Kamis (19/9) besok.

Alur penetapan pimpinan definitif yaitu setelah partai menyampaikan nama pimpinan definitif, nama tersebut akan diserahkan ke gubernur. Gubernur kemudian akan meneruskan ke Menteri Dalam Negeri. Setelah itu baru dapat dilakukan rapat paripurna pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD.

Dalam aturannya, kata Syarif, tak ada tenggat waktu kapan paripurna penetapan pimpinan definitif harus dilaksanakan.

"Masalahnya enggak ada (tenggat waktu) itu. Ada kekosongan aturan yang deadlinenya enggak ada," pungkasnya.

Baca juga:
Prabowo Minta Anies Evaluasi TGUPP
PKS: TGUPP Ibarat Otak dan Hati Anies Baswedan
Nilai Kinerja Sulit Diawasi, Fraksi PDIP Minta Anggaran TGUPP Ditanggung Anies
Mempertanyakan Kinerja TGUPP, Sebanding dengan Anggarannya yang Fantastis?
PDIP Akan Bentuk Pansus Tender Stadion BMW
KPPOD Nilai Wacana Wagub Lebih dari Satu Cuma Mengakomodir Kepentingan Politik
Cari Satu Saja Sulit, Kini Muncul Wacana Wagub DKI Jakarta Lebih dari Satu

(mdk/fik)