Dinas Kesehatan DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Guru PAUD hingga SMA

Dinas Kesehatan DKI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Guru PAUD hingga SMA
Pemberian vaksin bagi nakes lansia di Puskesmas. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki
JAKARTA | 8 April 2021 11:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta membuka vaksinasi Covid-19 untuk para guru dan tenaga pendidik di fasilitas kesehatan atau faskes yang ada.

Hal tersebut berdasarkan unggahan pada akun instagram @dinkesdki. Dalam unggahan tersebut sasaran vaksinasi yaitu guru dan karyawan sekolah, tenaga pengawas sekolah, hingga tenaga penilik sekolah.

Kemudian pegawai dalam struktural Dinas Pendidikan dan Suku Dinas Pendidikan. Sekolah yang dimaksud yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), (TK/RA/Kelompok Bermain/sederajat),
Pendidikan Dasar (SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat).

Kemudian pendidikan Menengah (SMA/SMK/MA/MAK/sederajat). Sebelum mendapatkan vaksinasi para pendidik tersebut harus mendapatkan undangan vaksinasi Covid-19 dari Dinas Pendidikan DKI.

"Bila belum mendapat undangan, berkoordinasi dengan kepala sekolah atau Satlak Pendidikan Kecamatan tentang undangan vaksinasi, penjadwalan, dan lokasi vaksinasi," bunyi unggahan tersebut yang dikutip Liputan6.com, Kamis (8/4).

Selanjutnya, tenaga pendidik diminta datang ke fasilitas kesehatan yang sudah ditentukan. Yakni dengan membawa KTP dan undangan yang telah diterima. "Setelah divaksinasi, dilakukan penjadwalan dosis kedua pada tenaga pendidik," paparnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria optimistis target 3 juta warga Ibu Kota dapat menerima vaksinasi Covid-19.

Menurut dia, nantinya akan ditargetkan jumlah warga penerima vaksinasi setiap harinya.

"Kalau sehari bisa dilakukan 50-70 ribu, ya, kita usahakan dalam dua minggu ke depan mudah-mudahan bisa terkejar. Kita usahakan secepat mungkin, kita upayakan semaksimal mungkin," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).

Lanjut dia, saat ini jumlah penerima penyuntikan vaksinasi dosis pertama dan kedua telah mencapai 1,8 juta orang.

Reporter: Ika Devianti

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Kota Bandung Tetap Lakukan Vaksinasi saat Ramadan, Berikut Skema dari Pemkot
Percepat Vaksinasi Covid-19, IDI Dorong Seluruh Tenaga Kesehatan Ikut Pelatihan
Vaksinasi Lansia Aman dan Aksesnya Makin Dipermudah
17.000 Perusahaan Ikut Vaksinasi Gotong Royong, 8,6 Juta Pekerja Akan Terima Vaksin
6.000 Guru di Bogor Ditargetkan Jalani Vaksinasi Sebelum PTM
Sediakan 60.000 Vaksin COVID-19, Pemkot Medan Sebut Tingginya Peminat Lansia di Medan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami