Dinkes DKI: Hampir 95 Persen Pasien Omicron Tanpa Gejala

Dinkes DKI: Hampir 95 Persen Pasien Omicron Tanpa Gejala
Covid-19 varian Omicron. ©AFP
JAKARTA | 15 Januari 2022 13:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta mayoritas pasiennya tanpa gejala. Laporan lain menyebutkan, belum ada kasus kematian akibat Omicron di Indonesia.

"Sebagian besar hampir 95 persen itu tanpa gejala, lainnya gejala ringan. Sampai dengan sekarang dilaporkan tidak ada yang sampai wafat, tidak ada untuk kasus omicron," ujar Widyastuti dalam diskusi daring, Sabtu (15/1).

Saat ini, kata Widyastuti, kasus corona sedang melandai. Oleh karena itu, kapasitas tempat tidur di RS DKI 5.000. Sementara tingkat ketersian atau bed occupacy rate (BOR) sekitar 12 persen.

"Kapasitas tempat tidur saat ini sekitar 5 ribu sampai 6 ribu, tingkat keterisiannya itu dikisaran angka 12%," kata dia.

Pemprov DKI juga terus terus melakukan tracing, testing dan treatment dan vaksinasi untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19. Pihaknya bisa melakukan 90.000 tes Covid-19 per pekan.

"Kami tetap komit bahwa untuk testing kita tingkatkan, dan sebagai informasi kami per pekan kita men-testing sekitar kasus baru itu sekitar 90.000 lebih. Jadi kami tetap berkomitmen itu sesuai standar WHO, bahkan melampaui. Jadi kami sekitar 9 kali standar WHO," pungkas dia.

Reporter: Delvira Hutabarat (mdk/ray)

Baca juga:
Antisipasi Lonjakan Omicron, IDI Saran Peningkatan Level PPKM Harus Direncanakan
Epidemiolog: Belum Waktunya Menghentikan PTM Selama Mal & Kafe Masih Buka
Hadapi Covid-19 Omicron, IDI Usul Pemerintah Memperbesar Tempat Isoman Terpadu
Ini Tahapan Karantina bagi Wisman-ABK Cegah Omicron Masuk Bali
Pemerintah: Obat Covid-19 Molnupiravir Mulai Diproduksi di Dalam Negeri April 2022

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami