Dinkes DKI Sebut Hubungan Seks Kaum Gay jadi Tren Baru Penularan HIV

JAKARTA | 9 Desember 2019 08:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti menyatakan saat ini adanya perubahan tren dalam peningkatan penularan penyakit HIV. Awalnya kata dia, penularan penyakit itu melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

"Dulu penularan angka tertinggi disebabkan oleh penggunaan jarum suntik yang tidak steril sekarang bergeser ke hubungan seks tidak aman antara lelaki suka lelaki," kata Widyastuti di gedung DPRD DKI Jakarta, Minggu (8/12).

Kendati begitu, dia menyatakan belum mengetahui pasti persentase kenaikkan tren tersebut. Tren itu mulai menujukkan peningkatan sejak dua tahun terakhir dan tidak hanya terjadi Ibu Kota Jakarta.

Internet menurut dia, menjadi salah satu akses yang mempermudah mengenai informasi pecinta sesama jenis. "Kalau dulukan sembunyi-sembunyi sekarang sudah mulai terbuka," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Pentingnya Sertifikasi Pernikahan

Oleh karena itu, dia menyebut pentingnya sertifikasi pernikahan. Sebab bila salah satu pasangan terbukti, pihaknya akan memberikan pendampingan.

"Kami juga sudah bekerjasama dengan LSM dan NGO. Sebagai tim pendamping bahkan yang membuka jalan ke kelompok-kelompok penderita HIV," ujarnya.

Reporter: Ika Defianti (mdk/ray)

Baca juga:
20 Homoseksual Positif HIV di Bekasi Dibina
17 Ibu Hamil di Semarang Tertular HIV/AIDS Gara-gara Suami Doyan Main PSK
Suara Hati Para Istri di Bekasi: Amit-amit Suami Menjadi Gay
105 Orang di Bekasi Kena HIV/AIDS, 46 di Antaranya Homoseksual
Jangan Salah! Pahami Dulu Sejumlah Hal Terkait HIV/AIDS Ini

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.