Dipilih Anies jadi direktur Jakpro, Hanief Arie Setianto didesak mundur dari TGUPP

JAKARTA | 25 Agustus 2018 20:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjuk Hanief Arie Setianto, sebagai Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Saat ini, Hanief adalah anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan anggota Tim Sinkronisasi Anies-Sandi,

Menanggapi penunjukan itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyarankan agar Hanief segera mundur dari jabatannya. Bila tidak mundur, dia mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan. Sehingga harus melepas salah satu jabatannya.

"Maka begini, ketika mereka ditempatkan di Jakpro konsekuensi logis TGUPP harus dilepas," kata Gembong saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (25/8).

Dengan begitu, lanjut Gembong, Hanief dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugas di Jakpro. Apalagi, Jakpro memiliki tanggung jawab yang besar, salah satunya menyelesaikan pembangunan Light Rail Transit (LRT).

"Maka siapapun yang ditempatkan di Jakpro harus orang-orang yang profesional dalam rangka melakukan percepatan itu," paparnya.

Sebelumnya, selain Dirut PAM Jaya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memecat dua direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yakni Direktur Pengembangan Bisnis Hendra Lesmana dan Direktur Keuangan Lim Lay Ming. Hendra Lesmana diganti Hanief Arie Setianto.

Sedangkan Lim Lay Ming diganti Yuliantina Wangsawiguna yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan PT Saratoga Investama yang didirikan oleh Sandiaga Uno.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Anies segera perintahkan lakukan uji coba LRT
Anies prediksi Sandiaga akan bacakan surat mundur di Paripurna DPRD DKI
Transjakarta tetap beroperasi saat pelaksanaan maraton Asian Games
Pemprov DKI sebar CCTV di Manggarai Jaksel cegah tawuran warga
Anies Baswedan tegaskan bukan kader Gerindra atau PKS
Anies belum terima nama pengganti Sandiaga Uno dari partai pengusung
Fokus urus Jakarta, Anies tak masuk tim pemenangan Prabowo-Sandiaga

(mdk/lia)