Dishub DKI Bolehkan Skuter Listrik di Jalur Sepeda, Kecuali Grabwheels

JAKARTA | 28 November 2019 08:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyatakan, larangan skuter listrik menggunakan jalur sepeda tidak berlaku untuk milik pribadi. Sehingga masih dapat memanfaatkan di area jalur sepeda yang disediakan.

"Peraturan gubernur memberikan ruang kepada masyarakat yang sudah jadikan alat angkut perorangan ini sebagai alat transportasi. Tapi mereka hanya boleh lewat di lajur sepeda," kata Syafrin di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (27/11).

1 dari 3 halaman

Grabwheels Dilarang

Namun, kata dia, aturan tersebut saat ini tidak berlaku untuk skuter listrik yang disewakan, contohnya grabwheels. Skuter sewa itu hanya diperbolehkan beroperasi di wilayah-wilayah yang telah ditentukan dan telah mengantongi izin dari pengelola.

Dengan begitu mengenai masalah keselamatan menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak pengelola kawasan dan operator.

"Boleh beroperasi di kawasan khusus dan telah mendapat izin pengelola kawasan. Contoh di GBK," ucapnya.

2 dari 3 halaman

Polisi Melarang

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersikukuh melarang pengguna skuter listrik melintas di jalan raya dan jalur sepeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta pengelola skuter listrik pernah duduk bersama membahas keberadaan skuter listrik.

Dalam pertemuan itu, terjalin kesepakatan bahwa skuter hanya bisa digunakan di kawasan seperti Gelora Bung Karno, Bandara, dan tempat wisata Ancol. Sehingga pihak penyedia layanan juga bersedia memindahkan skuter ke area tersebut.

"Sesuai kesepakatan bersama, untuk skuter ini ditetapkan di kawasan tertentu," ucap dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/11).

3 dari 3 halaman

Tunggu Pergub

Yusri menjelaskan, pihaknya sedang menunggu Pergub mengenai penggunaan skuter listrik ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019 tentang Penyediaan Lajur Sepeda, skuter maupun otopet dapat melintas di jalur sepeda.

Pada pasal 2 ayat 2 pergub tersebut menyebutkan selain sepeda dan sepeda listrik, jalur sepeda juga diperuntukkan bagi otopet, skuter, hoverboard, dan unicycle.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com (mdk/rnd)

Baca juga:
Operasional Skuter Listrik Sepantasnya Dilarang Hingga Terbit Aturan
Mulai Hari Ini, Pengguna Skuter Listrik Melanggar Akan Ditilang
Penggunaan Skuter Listrik Diatur Dalam Pergub, Ada Batas Usia dan Kecepatan
Pemprov DKI Kaji Aturan Penggunaan Skuter Listrik
Pemprov DKI dan Polisi Sepakat Skuter Listrik Dilarang Mengaspal di Jalan Raya
DPR Minta Pemerintah Setop Sementara Penggunaan Skuter Listrik di Ibu Kota

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.