DKI Raup Investasi Kuartal II Rp 30,1 T, Tertinggi di Indonesia

DKI Raup Investasi Kuartal II Rp 30,1 T, Tertinggi di Indonesia
JAKARTA | 8 Agustus 2020 12:11 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Realisasi investasi di DKI Jakarta triwulan kedua mencapai Rp 30,1 triliun. Angka ini disebut menempatkan DKI di urutan pertama sebagai Provinsi dengan realisasi investasi tertinggi se-Indonesia.

"DKI Jakarta meraih realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 30,1 triliun pada triwulan II tahun 2020," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI, Benni Aguscandra, melalui keterangan tertulis, Sabtu (7/8).

Rincian dari realisasi investasi tersebut berasal dari PMA sebesar USD 0,8 miliar atau setara Rp 12,2 triliun dengan kurs USD 1 = Rp 14.400. Sementara, realisasi dari PMDN sebesar Rp 17,9 triliun.

Total, realisasi investasi PMA dan PMDN DKI Jakarta selama semester I tahun 2020 mencapai Rp 50,2 triliun atau berkontribusi 12,5 persen dari total realisasi investasi PMA dan PMDN Nasional sebesar Rp 402,6 triliun. Angka ini, menurut Benni, mengindikasikan masih adanya geliat investasi di ibu kota kendati saat ini tengah dihantam pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Benni menyampaikan terjadi penurunan realisasi investasi PMA DKI Jakarta sebesar 10,29 persen pada triwulan II 2020 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal ini, kata Benni, disebabkan karena faktor pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia yang mengakibatkan dampak terhadap perekonomian global sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi.

"Hal sebaliknya terjadi pada realisasi investasi PMDN DKI Jakarta yang tetap menunjukkan performa positif pada triwulan kedua ini dengan mengalami kenaikan sebesar 10,49 persen bila dibandingkan dengan realisasi PMDN pada periode yang sama tahun 2019 lalu," ucap Benni.

"Pencapaian ini merupakan bukti bahwa berbagai kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat pandemi Covid-19 menuju masyarakat sehat, aman dan produktif disambut baik oleh para investor dan tetap menciptakan lingkungan berusaha yang kondusif di Jakarta," tutur Benni.

Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta, melalui DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan promosi proyek-proyek potensial kepada para investor. Meski dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dan senantiasa menghadirkan inovasi layanan perizinan dan nonperizinan yang memudahkan pelaku usaha untuk membangun bisnisnya di ibu kota.

Baca Selanjutnya: Sektor Usaha Penarik Investasi DKI...

Halaman

(mdk/bim)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami