DPR Nilai Permintaan Anies Buka Jalan Tol untuk Pesepeda Tak Masuk Akal

DPR Nilai Permintaan Anies Buka Jalan Tol untuk Pesepeda Tak Masuk Akal
JAKARTA | 26 Agustus 2020 18:10 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengajukan izin agar satu ruas jalan tol dalam kota (Cawang-Tanjung Priok) dimanfaatkan sebagai jalur sepeda khusus di hari Minggu pagi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Nurhayati Monoarfa menolak ide tersebut. Dia menilai wacana tersebut tidak masuk akal. Secara aturan kendaraan roda dua tidak bisa menggunakan jalan tol.

"Secara undang-undang tidak bisa di jalan tol untuk roda dua," kata Nurhayati saat dihubungi, Rabu (26/8).

Pada Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 2009 Pasal 38 tentang Jalan Tol dijelaskan bahwa jalan tol diperuntukan bagi pengguna kendaraan roda empat atau lebih. Pada butir ayat berikutnya, disebutkan bisa dilengkapi khusus kendaraan bermotor roda dua secara terpisah dari jalur untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

Ditinjau dari sisi keamanan juga tidak mungkin jalan tol dipergunakan untuk jalur pesepeda. Nurhayati menilai akan berbahaya jika pesepeda melintasi jalan tol bersamaan dengan kendaraan yang melaju cepat. Ditambah lagi, ruas tol dalam kota Cawang-Tanjung Priok merupakan jalan layang.

"Secara keamanannya saja tidak aman apalagi nyaman tidak mungkin nyaman. Risiko tabrakan, ditabrak mobil lebih besar, kecelakaan di jalan tol saja banyak makan korban," kata Nurhayati.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami