DPRD DKI akan Panggil Disparbud Soal Penganugerahan ke Diskotek Colosseum

JAKARTA | 16 Desember 2019 15:50 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Anggota DPRD Komisi B Pandapotan Sinaga akan mempertanyakan pertimbangan Dinas Pariwisata dan Budaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat memberikan penghargaan terhadap klub malam Colosseum.

Hal ini sebagai buntut kontroversial di masyarakat sekaligus rekomendasi Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa Colosseum tidak patut diberi penghargaan karena terindikasi adanya peredaran narkoba.

"Kami akan pertanyakan saat rapat kerja," kata anggota DPRD dari Fraksi PDIP itu, Jakarta, Senin (16/12).

Dia menuturkan, Pemprov seharusnya berhati-hati dan transparan dalam memberikan satu penghargaan, terlebih soal diskotek. Jika penghargaan tersebut menuai reaksi kontra, menurut Pandapotan, ada satu langkah Pemprov yang dianggap tidak cermat.

Namun, ia tak mau terburu-buru menuding adanya kelalaian mutlak dari Pemprov terkait penganugerahan terhadap Colosseum.

"Ini kurang teliti saat memberikan penghargaannya, atau sudah disiapkan pemberian penghargaannya tiba-tiba BNN baru beri rekomendasi. Kita tidak tahu," tukasnya.

Ketimbang memberikan penghargaan kepada tempat yang masih dianggap tempat peredaran narkoba, ia mengingatkan, Pemprov lebih konsentrasi terhadap pariwisata dan kebudayaan seperti Betawi.

"Peredaran narkoba tidak layak lah diberikan meski diskotek itu taat pajak. Saya lebih suka penghargaan diberikan kepada kegiatan yang mempromosikan kebudayaan kita. Betawi," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Diketahui, Colosseum Jakarta mendapat penghargaan Adikarya Wisata 2019 dari Pemprov DKI Jakarta. Penganugerahan itu diberikan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta kepada 31 pengusaha bidang jasa dan pariwisata.

Penyelenggaraan acara pun dilakukan pada 6 Desember 2019 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disparbud DKI, Alberto Ali menyatakan Colosseum Jakarta merupakan pemenang dalam kategori hiburan dan tempat rekreasi kategori kelab malam dan diskotek.

Ada tiga faktor yang diatur dalam penilaian anugerah tersebut yakni dedikasinya, kinerja perusahaan, lalu kontribusi terhadap pariwisata Jakarta. (mdk/fik)

Baca juga:
Kontras Diskotek Colosseum, Pernah Digerebek BNN Kini Diganjar Penghargaan
Penjelasan Pemprov DKI Soal Kategori Diskotek Masuk Penerima Anugerah Adikarya Wisata
Ini 3 Tempat Hiburan Malam di Jakarta yang Terancam Ditutup karena Peredaran Narkoba
Balkon Klub Malam Ambruk di Korea Selatan, 2 Orang Tewas
Temui Anies Baswedan, Gus Miftah Minta Izin akan Beri Tausiah di Klub Jakarta
Klub Malam Halal Segera Dibuka di Saudi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.