DPRD DKI Nilai Pembongkaran Getah Getih Bentuk Pemborosan Anies Baswedan

JAKARTA | 18 Juli 2019 18:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pembongkaran instalasi 'Getah Getih' di Bundaran HI menuai kritikan dari DPRD DKI. Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus menilai, instalasi bambu merupakan ide Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya pemborosan.

"Itu salah satu pemborosan. Memang DKI ini selalu ada kegagalan dalam perencanaan. Tidak terserapnya anggaran, itu pun banyak dikarenakan kegagalan dalam perencanaan karena tidak direncanakan dengan matang. Nah, hal yang terkait dengan bambu ini juga saya kira sama," katanya saat dikonfirmasi, Kamis, (18/7).

Bestari menyebut Anies tidak memikirkan masak-masak sebelum memajang instalasi bambu senilai Rp 550 juta itu.

"Gubernur tidak berpikir panjang bahwa DKI ini punya dua musim, gitu. Ada musim panas dan hujan. Kalau dia (bambu) ada di ruangan tertutup mungkin dia akan awet," ujarnya.

Senada dengan Bestari, Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono menyayangkan Getah Getih yang masih sangat muda itu sudah dibongkar. Menurutnya hal itu mubazir alias membuang uang rakyat.

"Yang pertama, mubazir. Kedua, dulu 'kan pernah kita pertanyakan, katanya 'kan tahan lama, karena dia punya alat untuk membuat bambu tahan lama, gitu loh. Itu awal yang kita dengar seperti itu," ucapnya.

Gembong meminta Anies lebih cermat memanfaatkan anggaran, apalagi yang berasal dari rakyat.

"Itu harus hati-hati, kan duit rakyat, tidak sedikit. Bahwa saat itu kita berikan apresiasi kepada gubernur untuk menghidupkan kreativitas seni untuk ditampilkan di DKI Jakarta, ya, tapi harus proporsional," tandas Gembong.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Fakta Penyebab Bambu Getah Getih Habis Rp550 Juta Dibongkar
'Pembongkaran Getah Getih Bukti Perencanaan Anies Tidak Matang'
Instalasi Getah Getih Dibongkar, DPRD DKI Akan Panggil Dinas Terkait
Warga Soal Pembongkaran 'Getah-Getih': Kan Itu Mahal Biayanya
Pembuat Karya Seni Bambu di Bundaran HI: Perencanaan Waktu Itu Hanya untuk 6 Bulan

(mdk/fik)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com