DPRD DKI Panggil Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Soal Revitalisasi Monas

DPRD DKI Panggil Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Soal Revitalisasi Monas
JAKARTA | 21 Januari 2020 13:07 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi sisi selatan kompleks Monumen Nasional (Monas). Ratusan pohon ditebang hingga menghilangkan kesan teduh pada area itu.

Komisi D (pembangunan ) DPRD DKI Jakarta bakal memanggil Dinas Cipta Tata Ruang untuk mendapatkan penjelasan lengkap soal proyek revitalisasi.

"Besok kita akan rapat dengan Dinas Cipta Tata Ruang jam 10," kata anggota Komisi D, Justin Adrian Untayana, kepada merdeka.com, Selasa (21/1).

Dalam akun Twitter resmi miliknya, Justin sempat mengkritisi proyek ini. Utamanya terkait proses lelang proyek tersebut. Dia juga mempertanyakan apakah benar proyek ini hanya di anggaran pada satu tahun anggaran.

"Kita di Komisi D juga sudah cek di lapangan. Dan banyak hal akan kita tanyakan ke pihak dinas terkait proyek ini," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sanuri, menyatakan revitalisasi di kawasan Monas merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka. Dia menyebut sayembara desain sudah ditetapkan pada tahun 2019.

"Saat ini pelaksanaannya sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak 2019, dengan target pengerjaan selama tiga tahun," kata Isa dalam keterangan tertulis, Senin (20/1).

Dia menjelaskan revitalisasi itu untuk membangun Lapangan Plaza ini setiap sisi hingga adanya kolam. Selain itu, penghijauan di area parkir juga terus dilakukan.

Untuk saat ini, Isa menyatakan revitalisasi baru dilakukan di area Plaza Selatan. Pohon yang ada di kawasan itu akan dipindahkan ke sejumlah titik.

"Ke area Barat, Timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka, atau dikenal dengan eks parkir IRTI," ucapnya

Pihaknya juga menjamin kembali menempatkan pohon yang ditebang pada area revitalisasi Monas.

"Dikembalikan lagi nanti fungsinya. Itu kan bahan revitalisasi, karena itu memang bagian dari hasil sayembara, itu dibuat plaza, kemudian nanti akan ditanam kembali di kawasan yang memang ada sekarang," kata dia. (mdk/lia)

Baca juga:
Pengelola Monas Klaim Tak Tebang Pohon untuk Revitalisasi
Revitalisasi Kawasan Monas Selesai Tahun 2021
Melihat Dari Ketinggian Proyek Revitalisasi Taman Selatan Monas
Wajah Taman Monas Usai Penebangan 190 Pohon
VIDEO: Revitalisasi Monas Dikritik, Pemprov DKI Bakal Kembalikan Pohon yang Ditebang
Ratusan Pohon yang Ditebang di Monas Diganti dengan Tabebuya & Cemara Norfolk

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami