Eks anggota sinkronisasi Anies, Marco Kusumawijaya jadi ketua TGUPP bidang pesisir

JAKARTA | 26 Juni 2018 15:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, resmi mengumumkan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang pesisir. Anies menunjuk Marco Kusumawijaya sebagai ketua.

Penunjukkan Marco ternyata sudah sejak 7 Juni lalu. Marco sendiri pernah menjadi Anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi.

"Kita dipanggil oleh Pak Gubernur tanggal 7 juni, tapi kebetulan pada waktu itu saya di luar kota jadi hanya sebagian yang bertemu, Pak Gubernur minta segera bekerja. Lalu, minggu lalu kami terima SK. Jadi praktis tanggal 7 kami mulai sebetulnya," kata Marco di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/6).

Tim itu terdiri dari lima orang yaitu Sudirman Saad, Muslim Muin, Khalid Muhamad, dan Irfan Pulungan.

"Yang dianggap orang berkompeten lah. Yang memang selama ini mengurus lingkungan. Ahmad khalid kan manta direktur eksekutif Walhi, kemudian sudirman mantan dirjen kelautan dan pesisir KKP, Irfan pulungan adalah dulu lawyer, Muslim ahli pantai, ahli reklamasi. Saya, apa ya ahli saya, tata kota lah," jelasnya.

Marco tak mau komentari nasib reklamasi

Tugas yang diberikan Anies pada Tim Pesisir adalah memberi saran dan mengurusi pesisir dan kepulauan seribu termasuk reklamasi. Menurut Marco, tugas TGUPP bidang pesisir juga melaksanakan janji politik Anies Sandi.

"Pesisir Jakarta itu kan hampir 40 km, selain pulau reklamasi ada 110 pulau lain dan ini kaitannya semua dengan janji politik. Kan janji politik itu reklamasi disetop, kepulauan seribu dikembangkan, kampung diperbaiki tanpa digusur, terus bagaimana kita mengelola supaya barang kali ada pantai di sepanjang 40 km itu ada yang terbuka. Itu tugas kita," bebernya

Terkait kelanjutan reklamasi, Marco enggan menjelaskan banyak. Menurutnya yang berhak menjawab hanya Anies. Ia menyebut dirinya tidak bisa lagi banyak komentar dan kritis seperti saat dulu menjadi aktivis.

"Kami tidak bisa sampikan apapun yang belum diputuskan oleh gubernur, jadi percuma tanya gubernur saja. Kalau gubernur bilang tanya TGUPP baru tanya saya. Kami tidak ingin membuat heboh. Mohon maaf mungkin dulu teman-teman mengenal saya aktivis yang vokal, sekarang saya harus menjadi pendiam," klaimnya.

Baca juga:
Warga Kampung Akuarium harap Anies segera tata bekas gusuran
Ada karangan bunga bertuliskan 'Gaberner' dan 'Wagaberner' di Balai Kota DKI
Anies: Pegawai Pemprov DKI tidak boleh kehilangan hak pilihnya
Apresiasi mudik Lebaran, Anies akan sukseskan Pilkada Serentak 2018
Anis-Sandi gelar Malam Resepsi HUT Jakarta ke-491 di Balai Kota
HUT Jakarta ke-491, Anis-Sandi gelar rapat istimewa
HUT DKI Jakarta ke-491, Anies beberkan PR yang harus diselesaikan

(mdk/lia)