Evaluasi PTM Sekolah, Pemprov DKI Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Evaluasi PTM Sekolah, Pemprov DKI Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Kegiatan PTM di SDN 07 Pondok Labu. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki
JAKARTA | 18 Januari 2022 07:31 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan, evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) menunggu keputusan pemerintah pusat. Sebab menurutnya, kendati temuan kasus positif Covid-19 di sekolah bertambah, Jakarta masih memenuhi syarat untuk PTM.

"Kami tunggu kebijakannya, PTM kan dilaksanakan sesuai ketentuan aturan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/1) malam.

Selagi belum ada instruksi meniadakan PTM seiring penularan virus Omicron, Riza memastikan, Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan melakukan segala upaya untuk memperkuat fungsi Satgas Covid di sekolah-sekolah.

Selain itu, dia menambahkan, kapasitas testing dan tracking akan terus ditingkatkan terhadap para murid. Termasuk percepatan vaksinasi bagi kelompok usia anak dan remaja.

"Dan upaya-upaya lainnya desinfektan, terus melakukan sosialisasi, pengawasan, monitoring dan evaluasi secara terus menerus semua kita upayakan," ujarnya.

Data terbaru yang disampaikan Riza, ada 39 sekolah kembali menghentikan sementara kegiatan PTM karena ada temuan kasus positif Covid-19. Sementara 62 orang pelajar, 2 tenaga pendidik, dan 3 tenaga kependidikan, terkonfirmasi positif Covid-19. (mdk/fik)

Baca juga:
39 Sekolah di Jakarta Sempat PJJ dan 67 Orang Terpapar Covid-19
PTM di SMAN 4 Jakpus Tetap Lanjut Meski Ada Siswa Positif Covid-19
Omicron Meningkat, Wagub Tegaskan DKI Memenuhi Syarat Gelar Sekolah Tatap muka
Nadiem soal PTM di Tengah Omicron: Aturan SKB 4 Menteri Akomodir Kedaruratan Covid-19
Jubir Wapres Sebut PTM Sekolah Mengikuti Perkembangan Penyebaran Covid-19 Omicron
Ada Temuan Omicron, 15 Sekolah di Jakarta Kembali Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami