Fraksi Gerindra DPRD DKI Nilai MRT Belum Efektif Atasi Kemacetan Jakarta

JAKARTA | 13 Agustus 2019 18:03 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Moda Raya Transportasi atau Mass Rapid Transit (MRT) telah resmi beroperasi sejak pertengahan 2019. Namun operasional MRT ini dinilai belum efektif mengatasi kemacetan Jakarta.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni mengatakan, optimalisasi MRT inilah yang akan menjadi PR legislatif periode 2019-2024 yang akan dilantik pada 25 Agustus mendatang.

"Saya berharap itu semuanya dari anggota dewan yang lama dan terpilih baru kita berjuang bersama-sama. Percuma nih kita sudah investasi sekian triliun untuk MRT. Tapi untuk mengurangi kemacetan belum signifikan, belum efektif. Jadi ini harus kita dorong," katanya saat dihubungi, Selasa (13/8).

Dia mengatakan, pihaknya ingin MRT ini terintegrasi langsung dengan moda transportasi lainnya sehingga memudahkan warga. Sehingga waktu dan biaya perjalanan bisa lebih efektif dan efisien.

"Karena kendaraan kita banyak dari wilayah penyangga kita, Depok, Tangerang Selatan, Tangerang kota, Bekasi kota, (Bekasi) kabupaten," jelasnya.

Ghoni menambahkan, persoalan yang juga akan menjadi konsen legislatif periode akan datang ini adalah persoalan infrastruktur penanganan banjir dan polusi udara.

"Ke depannya banyak PR-PR yang harus kita laksanakan terutama infrastruktur utamanya kendaraan MRT yang bisa terintegrasi," tutup perwakilan Dapil 7 Jakarta Selatan ini.

Baca juga:
Pembangkit Warisan Soekarno jadi Andalan Pasokan Listrik MRT
Anies Ingin MRT Jakarta Punya Pembangkit Listrik Sendiri
Akibat Listrik Padam 9 Jam, MRT Jakarta Rugi Rp507 Juta
Pembatasan Usai Kendaraan DKI Musti Dibarengi Penyediaan Transportasi Massal Mumpuni
Antisipasi Listrik Padam, Menteri Budi Dorong MRT dan KRL Miliki Pembangkit Mandiri
Penjelasan Anies Soal Kondisi MRT Jakarta Saat Pemadaman Listrik
Kisah-Kisah Tragis Dampak Listrik Padam Berjam-jam

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT
BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com