Ganti Pohon Angsana, DPRD DKI Usulkan Tanam Pohon Kurma

JAKARTA | 12 November 2019 17:57 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Dinas Kehutanan lebih baik menanam pohom kurma. Penanaman pohon kurma tersebut untuk menggantikan pohon angsana di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.

"Karena ini sudah ditebang pohon angsananya, maka kita rekomendasikan untuk ditanam pohon kurma. Tapi untuk pohon lain, kita harap jangan sampai ditebang kembali," katanya di Jakarta, Selasa (12/11).

Dia mengusulkan pohon kurma karena memiliki fungsi yang dibutuhkan oleh para pejalan kaki yakni memiliki daun-daun yang dapat melindungi. Sehingga pejalan kaki bisa terhindar panas teriknya matahari.

Politikus PDIP itu juga menilai, pohon kurma tergolong pohon berukuran besar. Namun, pohon kurma memiliki akar serabut sehingga tidak akan merusak konstruksi bangunan jika ditanam di jalur pejalan kaki.

"Kurma kalau ditanam itu bagus. Itu bisa buat keindahan jalan, nantinya pohon kurma bisa dililitkan lampu kecil-kecil kan bagus," ujar Ida.

Usulan Ida itu disebabkan karena selama berjalan di trotoar sepanjang empat kilometer itu pohon-pohon tabebuya yang sudah dipasang di Cikini tidak mampu melindungi pejalan kaki dari sinar matahari.

"Nah sekarang kan adanya pohon kecil, ini yang harus diperhatikan. Jalan 4 kilometer itu terasa panas karena pohon- pohon besarnya ditebang. Nanti penanaman ya pakai pohon yang besar," tutupnya seperti dilansir dari Antara.

1 dari 1 halaman

Pemprov DKI Gencar Penebangan Pohon

Sebelumnya, Dinas Kehutanan DKI Jakarta melakukan penebangan pada pohon- pohon berjenis angsana dan beringin di jalur pejalan kaki daerah Cikini.

Penebangan dilakukan dengan alasan pohon- pohon itu sudah keropos dan rentan membahayakan pejalan kaki yang melintas.

Usai penebangan pohon di daerah Cikini, yang terbaru pada Jumat (8/11) Dinas Kehutanan memasang spanduk di beberapa pohon di Jalan Kramat Raya.

Isinya imbauan kepada masyarakat bahwa pohon-pohon itu akan direvitalisasi atau ditebang karena tidak sesuai peruntukannya di jalur pejalan kaki. (mdk/fik)

Baca juga:
Panggil Kadis Kehutanan, Ketua DPRD DKI Minta Penebangan Pohon Disetop
Pohon-Pohon di Kemang Juga Terancam Ditebang
Tebangi Pohon-Pohon Angsana di Cikini, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Giliran Pohon-Pohon di Kramat Raya Terancam Ditebang
Pengamat Desak Dinas Kehutanan DKI Cek Kesehatan Pohon Ketimbang Menebang
Warga Keluhkan Jalanan Cikini Jadi Gersang Dampak Pepohonan Tua Ditebang
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Jati di Bogor