Gerai Vaksinasi Covid-19 Disiapkan di 900 RW di Wilayah DKI Jakarta

Gerai Vaksinasi Covid-19 Disiapkan di 900 RW di Wilayah DKI Jakarta
Anies Baswedan disuntik vaksin Covid-19. ©Instagram/aniesbaswedan
JAKARTA | 1 Agustus 2021 17:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gerai vaksinasi bakal didirikan di 900 Rukun Warga (RW) di wilayah Ibu Kota Jakarta. Ini bagian dari program Vaksinasi Merdeka yang digagas Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta. Demi percepatan kekebalan kelompok atau herd immunity warga Ibu Kota terhadap Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini, program ini akan memudahkan masyarakat mengikuti vaksinasi. Sebab, lokasi vaksinasi semakin dekat dengan warga.

"Program vaksinasi yang sekarang diluncurkan menjadi solusi bagi masyarakat Jakarta, karena di lokasi dekat mereka tinggal, mudah diakses, akan ada lebih dari 900 gerai vaksin. Anda bisa datang dengan mudah sehingga teman-teman warga Jakarta bisa mendapatkan vaksinasi dengan mudah," tutur Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/8).

Secara teknis, Vaksinasi Merdeka akan tersebar di lebih dari 900 RW dengan melibatkan 4.500 relawan. Terdiri dari 1.800 orang tenaga medis, dokter pelaksana screening, dan vaksinator. Juga 2.700 orang non tenaga medis, observator, dan input administrasi.

Targetnya yaitu 200 penyuntikan di tiap titik per harinya mulai 1 Agustus 2021. Diperkirakan akan mencapai 3.060.000 suntikan pada saat hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 2021.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menambahkan, dengan tersedianya 900 lebih gerai vaksin di Ibu Kota, aktivitas warga diharapkan dapat perlahan pulih. Dengan catatan masyarakat dan pelaku usaha dapat disiplin mengikuti berbagai program penanganan Covid-19.

"Seperti yang dikatakan Pak Gubernur, perang belum selesai. Jadi kalau pun ada sektor-sektor yang diberikan kemudahan karena memang ekonomi lebih berat, tetapi persyaratan vaksinasi sudah ada gerai di masing-masing di RW, dan tidak ada alasan lagi mengatakan saya belum mau divaksin," ucap Fadil.

Untuk saat ini, mengurangi mobilitas warga merupakan satu-satunya cara menurunkan positive rate Covid-19 di Jakarta. Untuk itu, bagi sejumlah sektor yang menerima kelonggaran aktivitas selama PPKM Level 4 ini diharapkan sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

"Beberapa sektor UMKM yang diberikan ruang untuk berusaha, pesan kami tolong ini betul-betul ditaati dan tafsir untuk semuanya harus vaksin tolong dipenuhi. Itu sama dengan pembatasan mobilitas, vaksin ini bukan ingin menyusahkan tetapi untuk menyetop laju pertumbuhan Covid-19," kata Fadil.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Kapolda Metro Jaya Kembali Ingatkan Warga: Vaksin Covid-19 Halal
Anies Baswedan: Kalau Besok Mau ke Pasar, Hari ini Vaksin
Indonesia Kembali Terima Vaksin Moderna dan AstraZeneca
Kapolri: Target Vaksinasi Merdeka, 3 Juta Divaksinasi pada 17 Agustus 2021
Pemprov DKI Masih Kaji Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat Beraktivitas
Kemenkes Ingatkan Komunitas Koordinasi dengan Dinkes Saat Gelar Vaksinasi Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami