Gerindra Soal Wagub DKI: Kalau Makanan Tak Laku Berarti Enggak Cocok

JAKARTA | 27 Agustus 2019 14:57 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta sampai saat ini masih belum memutuskan siapa calon Wakil Gubernur pengganti Sandiaga Uno. Sehingga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus memimpin ibu kota sendiri lebih dari satu tahun lamanya.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengungkapkan, partainya telah menyerahkan jabatan tersebut kepada PKS. Menurutnya, PKS seharusnya membaca situasi mengapa sampai saat ini DPRD DKI belum memutuskan pengganti Wagub DKI.

Untuk diketahui, PKS telah mengajukan dua nama sebagai calon Wagub DKI Jakarta. Kedua nama tersebut Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Wagub itu harusnya selesai asalkan PKS nya koperatif bisa membaca situasi lah sebenarnya. Kira kira apa yang membuat pemilihan Wagub enggak selesai kemarin. PKS enggak perlu diajarin lah," katanya kepada merdeka.com, Selasa (26/8).

Dia tidak menjabarkan mengapa DPRD DKI Jakarta sampai saat ini masih belum juga menyelesaikan pembahasan tata tertib pemilihan Wagub DKI. Alhasil, pemilihan Wagub DKI tidak selesai pada masa DPRD DKI periode 2015-2019.

"Enggak ada masalah, dia baca situasilah. Kalau dia jualan makanan, kenapa enggak ada yang mampir? Kenapa sih? Waduh makanannya kurang sedap, atau mungkin makanannya enggak cocok," ujarnya.

Iman menyarankan, PKS untuk menyesuaikan calon yang diusung dengan kriteria dari DPRD DKI. Bahkan, dia mengusulkan, agar Gerindra turut mendapatkan bagian pemilihan Wagub DKI tersebut.

"Kita sudah memberikan tanda tangan, habis itu dicoba, kalau gagal kita bahas lagi, duduk bareng. Kalau enggak PKS bisa satu sama Gerindra satu. Baca situasi aja. Kan orang PKS pinter pinter, tapi jangan keras," tutupnya.

Baca juga:
Banyak PR, Gerindra Kebut Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD DKI Jakarta
Anggota DPRD DKI Baru Dilantik, Anies Baswedan Harap Segera Punya Wagub
Ketua DPRD DKI: Semoga di Masa Dewan Baru, Jakarta Punya Wagub Baru
PKS soal Wagub DKI Masih Kosong: Mestinya Bisa Selesai Ketika Semua Berjiwa Besar
DPRD Pilih Fokus Bahas RAPBD 2020 Dibanding Wagub DKI

(mdk/fik)