Gubernur Anies Tegaskan Data Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Sahih

Gubernur Anies Tegaskan Data Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Sahih
JAKARTA | 17 Agustus 2020 11:31 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan persentase positivity rate Covid-19 di Jakarta sahih, karena jumlah testing yang dilakukan terhadap warga sesuai dengan target bahkan melebihi standar World Health Organization (WHO). Ia menyebut jumlah testing Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 40 ribu lebih setiap minggunya.

"Dengan kita melakukan tes sepekan terakhir lebih dari 40 ribu, maka kita yakin bahwa angka Jakarta yang 8,9 persen itu sahih. Tapi kalau jumlah tesnya sedikit , maka kita tidak yakin itu sahih atau tidak," ujar Anies, Senin (17/8).

Saat ini, sebut Anies, nilai persentase positivity rate Covid-19 di Jakarta berada di 8,9. Angka ini disebutnya terus bergerak. Sebelumnya, ada di 4,5 persen, kemudian angka terus merangkak naik seiring peningkatan testing, tracing yang dilakukan Pemprov DKI.

Kendati menyadari positivity rate di Jakarta terus merangkak naik, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu belum memastikan kapan rem darurat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB (transisi) diambil. Menurutnya, langkah itu harus dipertimbangkan dengan beberapa penilaian dan kondisi kasus.

"Kita pantau terus," ucap Anies.

Ia pun mengingatkan agar warga Jakarta tidak serta merta melihat jumlah akumulasi kasus yang setiap hari dilaporkan Pemprov. Namun, juga harus dibandingkan antara temuan kasus baru dengan upaya testing dan tracing.

"Jadi bukan hanya angka yang perlu jadi perhatian, tapi ikhtiar mencari angka itu yang harus dilihat. Karena apabila di luar banyak orang yang terpapar tapi hanya sedikit yang dites maka wabah akan terus melebar, justru kita harus lebih agresif. Alhamdulillah kami di Jakarta tim kesehatan kita melaksanakan dengan amat baik," jelasnya.

Data terakhir pada 16 Agustus, jumlah akumulasi kasus positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 29.554, jumlah yang sembuh 19.708 atau 66,7 persen, 995 orang meninggal.

Sementara 2.567 pasien masih menjalani perawatan dan 6.284 orang jalani isolasi mandiri. (mdk/ded)

Baca juga:
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Sebut Penataan Kampung Akuarium Langgar RDTR
Meski Kapasitas RS Rujukan Cukup, Wagub Riza Harap Kasus Covid-19 Bisa Terus Ditekan
Satpol PP Bubarkan Lomba 17 Agustus di Jakarta Timur
Momen Gubernur Anies, Emil & Ganjar 'Dikerjain' Najwa Shihab Lomba Makan Kerupuk
Menengok Pelaksanaan HUT RI di Balai Kota Jakarta Dalam Kondisi Pandemi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami