Hari Kejepit, 1.885 PNS Pemprov DKI Jakarta Tidak Ngantor

JAKARTA | 31 Mei 2019 15:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 2,9 persen atau 1.885 Pegawai Negeri Swasta (PNS) DKI Jakarta tidak hadir di hari kejepit yang jatuh pada Jumat (31/5). Menurutnya, jumlah PNS yang tidak hadir tersebut termasuk PNS yang telah mengambil cuti dan tidak hadir tanpa keterangan.

Hari ini merupakan hari terakhir PNS DKI Jakarta bekerja. Sedangkan untuk besok tanggal 1 Juni 2019 mereka hanya mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila.

"Kelihatannya masuk normal," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (31/5).

Anies menerangkan, meskipun hari ini adalah Jumat kejepit, banyak dari PNS yang belum merencanakan untuk pulang dan masih bekerja di hari Jumat. Kebanyakan dari mereka juga menjadwalkan untuk pulang pada hari Sabtu seusai mengikuti upacara.

"Semua ada kelompok-kelompoknya upacara, tapi secara umum sih tertib dan memang sebagian menjadwalkan baru pulangnya hari Sabtu. Hampir setiap percakapan bilangnya Hari Sabtu, ngobrol di sini juga hari Sabtu," katanya.

Meski cukup banyak PNS yang cuti, pelayanan administrasi kependudukan maupun pelayanan lainnya akan tetap berjalan seperti biasa.

"Tetap jalan, terus semua berjalan seperti biasa. Semua dan jadwal itu sudah ditentukan sejak awal Ramadan, tidak ada bedanya. Selama liburan mulai Senin itu jadwal kesehatan seperti biasa," kata Anies.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Nasib Pansus Jual Beli Jabatan di DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Didesak Segera Bentuk Pansus Jual Beli Jabatan
Besok, DPRD DKI Tentukan Nasib Pansus Penyelidikan Jual Beli Jabatan
Perang Dingin Gubernur Anies Baswedan vs Ketua DPRD DKI Prasetyo
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Nomor Telepon Aduan Dugaan Jual Beli Jabatan
DPRD Bakal Panggil BKD DKI Terkait Isu Jual Beli Jabatan
DPRD DKI Sebut Rotasi Jabatan Anies Rentan Jual Beli Jabatan

(mdk/lia)