Hujan Deras Sejak Siang, Pemprov DKI Sebut Hanya 20 RT Terendam Banjir

Hujan Deras Sejak Siang, Pemprov DKI Sebut Hanya 20 RT Terendam Banjir
Banjir Rendam Kolong Flyover Tebet. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
JAKARTA | 18 Februari 2021 19:28 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut 20 RT tergenang akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (18/2) siang.

"Banjir updatenya ketinggian ada 20 dari 30.460 RT jumlahnya kecil," ucap Riza di Balai Kota.

Politikus Gerindra itu memastikan kesiapan BPBD memantau potensi banjir sehubungan adanya peringatan dini cuaca esktrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosifisika (BMKG).

Selain BPBD, Riza mengajak elemen masyarakat yang konsen terhadap bencana alam untuk turut serta membantu jika banjir kembali merendam beberapa wilayah.

"Mudah-mudahan berkat kerja sama yang baik, Pemprov, aparat, dan masyarakat kita dapat mengendalikan banjir ke depan."

Saat mendatangi kantor BPBD, Riza juga berpesan agar warga siaga antisipasi banjir, di tengah prediksi cuaca esktrem oleh BMKG.

"Memang beberapa hari akan ekstrem, masyarakat kami minta siap siaga, aparat siap siaga, kami juga sama-sama mempersiapkan," katanya

Riza berujar, persiapan menghadapi cuaca ekstrem tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Masyarakat, turut andil melakukan antisipasi, terlebih bagi masyarakat di wilayah rawan banjir.

Ia juga mengajak masyarakat agar tetap bijak menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Sebab, penanganan bencana alam, khususnya banjir di Jakarta tidak hanya dipengaruhi curah hujan, melainkan sungai yang melintasi ibu kota.

"Kita harus siap, banjir ROB juga harus siap, hujan lokal siap, sumber banjir di Jakarta ada 3 dari hujan lokal, ROB laut, dan hulu, jadi memang kita harus siap, mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi banjir seperti tahun sebelumnya," ujarnya.

Melalui situs BMKG, enam provinsi di Pulau Jawa; Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, berstatus siaga banjir. Peringatan dini ini berlaku untuk 18-19 Februari.

BMKG memprediksi potensi hujan lebat kategori 6. Dijelaskan, di Jawa Barat hujan lebat berpotensi terjadi di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Ada 11 kecamatan yang akan terpengaruh hujan lebat ini.

Sedangkan di DKI Jakarta, ada lima wilayah dan 60 kecamatan yang berpotensi terkena dampak hujan lebat. Kelima wilayah tersebut ialah Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.

Sementara di Banten, wilayah yang berpotensi terkena dampak hujan lebat hingga berpotensi banjir ialah wilayah Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kompleks Rumah Jabatan DPR Kalibata Banjir, Kesetjenan Surati Pemprov DKI
Banjir Rendam 5 RW di Bukit Duri
Genangan Air di Stasiun Tebet Surut, KAI Urai Kepadatan Jalur Commuterline
Halaman Depan Rumah Kapolri Listyo Sigit Kebanjiran
Stasiun Tebet Tergenang, Operasi KRL Direkayasa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami