IKN Pindah ke Kaltim, Pansus DPRD DKI Ingin Jakarta jadi Kota Bisnis dan Jasa

IKN Pindah ke Kaltim, Pansus DPRD DKI Ingin Jakarta jadi Kota Bisnis dan Jasa
Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Idris Ahmad. Winda Nelfira/Liputan6.com
JAKARTA | 15 Agustus 2022 17:53 Reporter : Lydia Fransisca

Merdeka.com - Pimpinan dan anggota panitia khusus (Pansus) Jakarta mengadakan rapat kerja membahas nasib Jakarta setelah Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Anggota pansus Jakarta pasca IKN Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Idris Ahmad mengatakan, Jakarta pasca IKN ingin diwujudkan jadi kota bisnis dan jasa. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini khawatir adanya kesenjangan dan tertinggalnya perkembangan manusia setelah ibu kota dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Menurut Idris, Jakarta digambarkan akan menjadi kota bisnis dan jasa setelah ibu kota berpindah.

"Nah, salah satu yang sudah jadi gambaran umum kan kita ingin jadi kota bisnis dan jasa ya. Salah satu yang disoroti adalah bagaimana kalau kita berkembang jadi kota bisnis dan jasa, kesenjangan dan perkembangan manusia itu jangan sampai ketinggalan," kata Idris saat panitia khusus (Pansus) Ibu Kota Negara (IKN) DPRD DKI Jakarta menggelar rapat perdana pada Senin (15/8).

2 dari 2 halaman

Idris juga meminta agar Jakarta siap dengan persiapan sebagai kota bisnis dan jasa.

"Jangan sampai misalnya kita kota jasa, tapi apakah kita siap dengan hospitality kita, terus misalnya siap enggak angkatan kerja kita yang kompetitif," ujar dia.

Selain itu, Idris juga menambahkan bahwa angka pengangguran dan putus sekolah masih tinggi yang dapat menghambat pengubahan Jakarta sebagai kota bisnis dan jasa.

"Karena tanpa pindah ibu kota aja, serapan (tenaga kerja), kompetensi, itu kan juga jadi permasalahan sehingga masih banyak angka pengangguran. Bahkan, sekarang kita juga menghadapi angka putus sekolah. Hal-hal kayak gitu nanti kalau kita benar-benar jadi kota bisnis dan jasa udah enggak boleh lagi tuh ada angka putus sekolah di DKI Jakarta. Kalau bisa, semakin tinggi pendidikan ya sehingga SDM kita bisa terserap optimal nantinya, gitu," kata dia.

Reporter: Winda Nelfira (mdk/gil)

Baca juga:
Pansus IKN DPRD DKI Rapat Perdana, Soroti Revisi UU Kekhususan DKI Jakarta
BI: Dampak Pembangunan Ibu Kota Baru Sudah Terasa di Kalimantan Timur
Ibu Kota Baru Bakal Punya Tol Bawah Laut Terdalam di Dunia
Pelajari Kota Pintar Bangun IKN Nusantara, PUPR Terbangkan Para PNS Muda ke Korsel
BKN Siapkan 2 Tahap Proses Asesmen, PNS Siap-Siap Pindah ke Ibu Kota Baru
90 Persen Jakarta Diprediksi Tenggelam, Wagub DKI: Kurangi Pakai Air Berlebih
Sri Mulyani Ternyata Masih Hitung Anggaran Pembangunan Ibu Kota Baru

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini