Ini Alasan Anies Tak Bongkar Bangunan di Pulau D Reklamasi

JAKARTA | 13 Juni 2019 21:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan alasannya tidak membongkar bangunan yang ada di Pulau D atau Kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara. Dia menyebut pihaknya hanya menaati Pergub Nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D, dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Anies juga menyebut para pengembang juga menggunakan Pergub tersebut sebagai landasan dalam melakukan pembangunan di kawasan itu. Selama 2015-2017 pun juga terdapat seribu unit bangunan yang dibangun.

"Bila saya mencabut Pergub itu, agar bangunan rumah tersebut kehilangan dasar hukumnya. Lalu membongkar bangunan tersebut maka yang hilang bukan saja bangunannya tapi kepastian atas hukum juga jadi hilang," kata Anies dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/6).

Bila melakukan pembongkaran, dia tak ingin masyarakat yang fokus dalam bidang usaha tak lagi percaya dengan hukum dan peraturan gubernur karena perubahan kebijakan masa pemerintahan.

"Bayangkan jika sebuah kegiatan usaha yang telah dikerjakan sesuai dengan peraturan yang berlaku pada saat itu bisa divonis jadi kesalahan. Bahkan dikenai sanksi dan dibongkar," ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut hanya sekitar lima persen dari total lahan yang ada yang ada bangunannya di kawasan hasil reklamasi itu. Sedangkan masih sekitar 95 persen belum dimanfaatkan.

"Adanya bangunan rumah-rumah itu adalah konsekuensi dari menghargai aturan hukum yang berlaku," ujar dia.

Kendati begitu, dia mengaku sisa lahan yang belum dimanfaatkan tersebut rencananya dibangun untuk kegiatan olahraga, lintasan sepeda hingga pelabuhan.

"Itu yang kita akan tata kembali agar sesuai dengan visi kita untuk memberi manfaat sebesar-besarnya pada publik," jelas Anies.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Anies Pastikan Penerbitan IMB di Pulau Reklamasi Sesuai Prosedur, Tak Ada Diam-diam
Penjelasan Anies, Penerbitan IMB dan Proyek Reklamasi Dua Hal Berbeda
Anies Mau Program Mudik Gratis Tahun Depan Mencakup Banyak Daerah
Rincian Anggaran Mudik Gratis Pemprov DKI Rp14 M, Harga Sewa Bus Rp19,3 Juta
H-1 Lebaran Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk, Ini Kata Anies
Gubernur Anies Baswedan Gelar Halal Bihalal di Balai Kota
Anies Bakal Beri Sanksi PNS Bolos Ngantor Usai Libur Lebaran

(mdk/lia)