Ini Kendala Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Ini Kendala Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV
JAKARTA | 14 Juli 2020 17:45 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi masih terus melakukan penyidikan terkait tewasnya Editor Metro Tv Yodi Prabowo (26) pada Jumat (10/7). Ia ditemukan tak bernyawa di samping tembok Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya sedikit merasa kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut. Karena, jenazah Yodi baru ditemukan setelah tiga hari tewas.

"Yang pertama ada kesulitan itu adalah bahwa mayat ini sudah 2-3 hari diperkirakan, itu udah pasti. Jadi sudah ada pembusukan-pembusukan lanjut, sudah 2-3 hari di TKP, itu saja," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (14/7).

Meski begitu, polisi terus mendalami kasus tersebut hingga sampai diketahui siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa Yodi.

"Tapi kan ini masih terus kita dalami. Iya (Kesulitan mayat membusuk), barang bukti kan di TKP sudah kena panas, hujan apa segala kan," ujarnya.

Walaupun merasa sedikit kesulitan, bukan berarti polisi tak dapat mengungkap kasus tersebut. Hal itu didorong dengan sejumlah barang bukti yang ditemukan.

"Yang memudahkan kita disini adalah barang-barang milik pribadi si korban ini tidak hilang, berarti mengerucut dong, bukan yang namanya perampokan, bukan begal apa segala," ungkapnya.

"Makanya kita lagi dalami. Enggak bisa kita pastikan, enggak ada yang pasti dulu sebelum kita dapat," sambungnya.

Lalu, terkait kabar yang mengatakan jika korban sempat melakukan Cash on Delivery (COD) terlebih dahulu sebelum ditemukan tewas. Ia mengaku belum mendapat kabar tersebut.

"Kalau ada yang dapet informasi begitu dateng ke Polres, bisa diperiksa, kan membantu kita," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Periksa 23 Saksi Termasuk Pacar...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami