Ini Tanggapan Anies Baswedan Soal TGUPP Rangkap Jabatan

JAKARTA | 10 Desember 2019 13:21 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Rangkap jabatan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) disoroti. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan melihat aturan TGUPP rangkap jabatan.

"Nanti kita lihat secara aturan," kata Anies di Jakarta, Selasa (10/11).

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah memastikan akan menghentikan anggota TGUPP yang merangkap jabatan sebagai anggota dewan pengawas.

"Kami pastikan ini didrop," kata Saefullah.

Ia sepakat tidak etis anggota TGUPP merangkap jabatan lain. Terlebih lagi, kata Saefullah, gaji yang diterima oleh anggota TGUPP berasal dari APBD DKI Jakarta. Saefullah pun memastikan hal seperti ini tidak terulang.

"Yang double job, pasti itu akan menjadi catatan penting dan tidak akan terulang," kata Saefullah.

Anggota DPRD DKI Jakarta menyoroti jabatan ganda oleh anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebagai dewan pengawas di tujuh rumah sakit Jakarta. Anggota legislatif meminta eksekutif tegas menindaklanjuti temuan tersebut.

Anggota TGUPP itu ialah Achmad Haryadi yang disebut sebagai anggota dewan pengawas tujuh rumah sakit di Jakarta. Hal tersebut terungkap saat rapat Komisi E DPRD DKI bersama Dinas Kesehatan.

Tim Dewas itu ditanggung bersama-sama, 7 RS pembinaan dan pengawasannya dalam satu tim itu untuk 7 RS," kata Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Khafifah Any saat rapat di gedung DPRD DKI Jakarta, Minggu (8/12). (mdk/fik)

Baca juga:
Tarik Ulur Fraksi di DPRD DKI Sahkan Anggaran TGUPP
Penjelasan PDIP Kenapa Anggaran TGUPP Diloloskan Banggar
Sekda Pastikan Anggota TGUPP DKI Rangkap Jabatan akan Dicopot
Pembahasan Anggaran TGUPP Sengit, DPRD Sepakati Coret 17 Anggota
Ketua DPRD DKI Larang Anggota TGUPP Rangkap Jabatan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.