Ini Tanggapan Anies Soal Balapan Mobil di GBK

JAKARTA | 22 September 2019 14:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa berbicara banyak mengenai rencana penyelenggaraan balap mobil di Gelora Bung Karno. Sebab pengelolaan kawasan tersebut berada di bawah Sekretariat Negara, bukan Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya, warganet kecewa dengan rencana diadakannya balap mobil di GBK. Pasalnya acara tersebut dinilai menyimpang dari visi dan misi adanya GBK. Dimana GBK menjadi ruang terbuka hijau.

"Kalau yang di GBK ceknya ke Sekretariat Negara ya, karena pengelolaannya di bawah mereka. Jadi ikuti saja ketentuan yang ada di Sekretariat Negara," kata Anies di Kepulauan Seribu, Minggu (22/9).

Sebelumnya, Humas Gelora Bung Karno (GBK), Diah memastikan, pihaknya telah memberikan izin untuk dihelatnya GBK Race-Time Attack Challenge 2019. Dimana balap mobil tersebut rencananya akan digelar pada 4-6 Oktober 2019 mendatang.

"Sesuai dengan penjelasan yang diberikan oleh Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno bahwa balap mobil tersebut telah mendapatkan izin," katanya kepada merdeka.com, Minggu (22/9).

Sementara itu, salah satu kru Orange Racing Committee, Amru mengatakan, pihaknya hanya menjadi panitia pelaksana penyelenggara balap mobil tersebut. Namun, dia memastikan, balap mobil tidak mungkin bisa digelar tanpa adanya izin dari pihak kepolisian dan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Jadi temen temen tahu motor sport itu enggak sembarang bikin event, beda sama balapan liar. Kalau kita ada even ada judul ada title ada tempat tertentu dan dicover, itu ada izinnya. Kalau enggak ada itu polisi berhak menghentikan kapan pun," jelasnya.

Dia menjelaskan, penyelenggaraan mobil balap membutuhkan modal yang besar. Sehingga tidak mungkin penyelenggara tidak melakukan prosedur dalam setiap event balap mobil.

Selain itu, Amru menambahkan, tidak mungkin pihaknya bisa mendapatkan akses masuk ke lingkar luar GBK untuk melakukan simulasi Time Attack Challenge GBK Race 2019. Sebab tanpa adanya izin, pihak keamanan GBK melarang masuk mobil ke kawasan lingkar luar GBK.

"Kemarin ada beberapa mobil berputar dengan kecepatan tinggi. Emang security enggak dengar suaranya? Kok bisa masuk? Kalau kita enggak punya izin muter di situ, security juga bisa stop kita. Logikanya, mobil itu enggak bisa masuk ke situ. Mobil hanya bisa lewat satu pintu," tutupnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Balap Mobil di GBK Sudah Kantongi Izin
Khofifah: Stadion GBK Kelak Seperti Old Trafford
Proses Revitalisasi JPO Gelora Bung Karno Masih Berjalan
Direksi Anyar Persija Jakarta Berupaya Gunakan GBK sebagai Homebase
Wajah Baru Jakarta di 2018
Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

(mdk/fik)