Intimidasi driver GrabBike, pelaku dikenal kerap buat onar

JAKARTA | 15 Oktober 2015 15:18 Reporter : Yulistyo Pratomo

Merdeka.com - Gara-gara berbuat ulah dengan membanting helm milik seorang pengendara GrabBike, teman-teman korban langsung menggeruduk pangkalan ojek tempat pelaku biasa menanti penumpang. Beruntung, aksi ini tak berbuntut panjang dan para pengendara GrabBike langsung membubarkan diri.

Kapolsek Pancoran, Kompol Minto Padal Putro menyatakan, ratusan massa yang mengenakan jaket GrabBike tersebut sempat berupaya mencari-cari pelaku intimidasi. Namun, polisi berhasil mendinginkan suasana sehingga keributan berhasil dihindari.

"Sempat muter-muter, namanya online pasti banyak temannya tapi sudah ditangani. Orangnya langsung lapor polisi. Saya bilang kalian semua bagus dan kompak, tapi jangan rugikan lalu lintas. Mereka pun bubar," ungkap Putro saat dihubungi merdeka.com, Kamis (15/10).

Dari hasil penelusuran polisi, pelaku yang mengintimidasi pengendara GrabBike diketahui memang sering berbuat ulah. Tak hanya pada driver ojek aplikasi, dia juga kerap cemburu saat melihat ojek lain mendapatkan penumpang.

"Anak itu udah disorot teman-temannya karena sering mukul-mukul. Kalau ada teman ambil penumpang dia suka cemburu," lanjut Putro.

Sebelumnya, keributan antara ojek pangkalan dengan ojek berbasis aplikasi kembali terjadi. Kali ini, salah satu driver GrabBike menjadi korban pemukulan tukang ojek pangkalan di Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan. Tak terima, ratusan rekannya datang ke lokasi mencari pelaku pemukulan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (15/10) ratusan driver GrabBike berkumpul di depan Stasiun Kalibata. Mereka mencari pelaku yang memukul rekannya. Namun, pangkalan ojek yang berada di sebelah barat stasiun itu kosong karena tukang ojek yang biasa berkumpul sudah kabur.

Diintimidasi ojek pangkalan, pengemudi GrabBike lapor polisi

Teman dipukul, ratusan driver Grabbike geruduk ojek Stasiun Kalibata

Ribut di Kemang, Hengky tewas dianiaya

Kasus pemukulan sopir pikap, ketua Kadin Banten tempuh jalur damai

Hanya gara-gara batik, siswa SMA Ternate tewas di tangan guru

(mdk/tyo)

TOPIK TERKAIT