Jakarnaval 2022: Ada Tiga Jawara Betawi, Gundala Hingga Gajah Mada

Jakarnaval 2022: Ada Tiga Jawara Betawi, Gundala Hingga Gajah Mada
Mobil hias jakarnaval. ©2013 Merdeka.com/imam buhori
JAKARTA | 14 Agustus 2022 22:31 Reporter : Rahmat Hidayat

Merdeka.com - Jakarnaval kembali digelar setelah sempat vakum 2 tahun karena pandemi Covid-19. Acara kembali digelar dalam rangka HUT DKI Jakarta sekaligus menyambut HUT Republik Indonesia ke-77 di Jakarta internasional E-Prix, Minggu (14/8).

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, Jakarnaval untuk menggerakan perekonomian lokal daerah serta sebagai simbol kebangkitan pariwisata Jakarta.

"Kegiatan ini juga sebagai simbol dari kebangkitan industri pariwisata DKI Jakarta pascapandemi," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, dalam keterangannya, Minggu.

Tema yang diusung pada Jakarnaval tahun ini adalah Kekayaan Intelektual Nusantara untuk Dunia. Karena itu, gelaran Jakarnaval kali ini banyak diisi karya anak - anak muda.

"Yang unik adalah, mereka menampilkan Tokoh Cerita Nusantara yang dikemas secara kreatif, apik dan kekinian. Kita persembahkan kekayaan intelektual tersebut untuk dunia. Hal ini juga memperkuat posisi Jakarta sebagai Kota Global," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Pemprov DKI Jakarta menggandeng sejumlah komunitas. Mulai dari pembuat mobil hias, Intellectual Property (IP) performer, drama musikal, marching band, pertunjukan tari, penampilan ondel-ondel, atraksi sepatu roda, hingga penampilan gambang kromong.

Nantinya akan akan diadakan parade yang dibagi menjadi lima klaster, diantaranya:

1. Jawara Epic Adventure – Tiga Jagoan legendaris Betawi: Pitung, Jampang, dan Sabeni, disatukan dalam sebuah semesta yang mana mereka akan berpetualang bersama. Mereka bertiga disebut Tiga Jawara.

2. Guardians Of Nusantara – Mengangkat cerita kerajaan Majapahit dengan sentuhan fantasi, pengunjung diingatkan oleh semangat Patih Gajah Mada dalam Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara.

3. Gundala – Jakarta adalah kota multietnis yang sangat beragam, tantangan besarnya adalah bagaimana tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada. Gundala tiba sebagai seorang figur yang siap menjaga persatuan dengan menyebarkan semangat percaya akan harapan, bahwa walaupun dalam perbedaan, kota Jakarta akan tetap tetap bersatu dengan kuat dalam sebuah kolaborasi antarbudaya dan perbedaan.

4. Chronicles Of Destiny – Penggabungan dari 3 cerita rakyat Indonesia, yaitu Keong Mas, Timun Emas, dan Bawang Merah Bawang Putih diimajinasikan dengan gaya klasik, dan mengingatkan pesan untuk selalu percaya di mana ada kesulitan pasti akan ada keindahan di akhir.

5. The Inferno Heart – Ramayana adalah kisah yang tidak pernah lekang diceritakan di tanah air, kisah ini diceritakan kembali dengan tema ‘steam-punk’ yang sangat sarat dengan ‘inovasi’.

Selain menyaksikan parade, masyarakat akan disuguhkan dengan hiburan musik di panggung utama yang akan dimeriahkan oleh Armada Band, Lyodra dan Juicy Luicy.

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini