Jakarta butuh 500 kantong darah per tahun

JAKARTA | 2 Mei 2012 17:26 Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Kebutuhan darah di Jakarta semakin hari semakin menunjukkan peningkatan. Mengantisipasi hal itu, Pemprov DKI Jakarta bersama Palang Merah Indonesia akan membangun bank darah agar pasokan tetap aman.

"Iya kita akan dukung, kita akan bantu menyediakan lokasinya dan kemudian akan bantu juga barangkali kebutuhan PMI untuk pusat distribusi darah," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, saat menghadiri kegiatan donor darah di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (2/5).

Fauzi menjelaskan, nantinya akan ada dua titik di Jakarta yang bisa dijadikan lokasi bank darah. Diharapkan, bank darah tersebut, bisa memudahkan distribusi kantong darah untuk kebutuhan masyarakat Jakarta.

"Proyeksi nya sementara satu di Jakarta Barat, untuk meng-cover wilayah Barat dan Utara. Kemudian satu lagi kemungkinan di Jakarta Selatan yang mudah-mudahan bisa meng-cover bagian timur atau tenggara," beber pria yang akrab disapa Foke ini.

Untuk wilayah Jakarta, dibutuhkan sekitar 400 sampai 500 ribu kantong darah per tahun. Ditargetkan Foke, dirinya akan menyiapkan stand khusus donor darah pada gelaran Jakarta Great Sale bulan Juni mendatang.

"Saya optimis target itu bakal tercapai. PMI sekarang sudah modern bukan seperti 10 tahun lalu," tandasnya.

Sebelumnya, acara donor darah bertajuk "Give Blood Save Lives" tersebut diselenggarakan oleh PMI. Selain Foke acara ini juga dihadiri oleh Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla.

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT