Jakarta Butuh 5,5 Juta Pohon untuk Ditanam

Jakarta Butuh 5,5 Juta Pohon untuk Ditanam
Pohon. © Dailymail.com
JAKARTA | 22 April 2021 14:50 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih kekurangan pohon di ruang-ruang publik. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suzi Marsitawati menyebutkan Jakarta masih membutuhkan 5,5 juta pohon untuk ditanam.

Jumlah pohon saat ini yang dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Kehutanan sebanyak 4,7 juta.

"Pohon yang dikelola Dinas Pertamanan ada sekitar 4,7 juta pohon dengan asumsi RTH di Jakarta adalah 30 persen atau sekitar 19.800 meter, maka dengan asumsi rata-rata pohon adalah 36 m2 maka dibutuhkan sekitar kurang lebih 5,5 Juta pohon," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/4).

Untuk memenuhi target tersebut, melalui Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2001, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota akan menambah penanaman 200.000 pohon hingga 2022.

Sejak 2019, dia mengungkapkan, Dinas Pertamanan sudah menanam 70.880 pohon dengan rincian 23.584 pohon pelindung dan 47.296 mangrove. Pohon-pohon tersebut ditanam di beberapa lokasi.

Suzi menjelaskan penyusunan Pergub tentang tanam 200.000 pohon ini telah melalui perencanaan yang matang dan disusun dengan skema kolaboratif bersama World Resource Institute (WRI) Indonesia. Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dengan diberlakukannya Pergub ini. (mdk/fik)

Baca juga:
Anies Baswedan Terbitkan Aturan Perlindungan Pohon di Jakarta
Pohon Soekarno Tumbuh Subur di Jeddah Arab Saudi, Begini Penampakannya Hijaukan Kota
PDIP Bakal Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersihkan Waduk
7 Jenis Durian Unggul yang Cepat Berbuah dan Banyak Digemari
PT KAI Tanam 18.000 Bibit Pohon di Lereng Gunung Sindoro-Sumbing
Jaga Ekosistem Alam dengan Tanam 1.000 Pohon di Bantaran Kali Ciliwung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami