Jangan Tertipu, Ini Beda Tabung Gas Elpiji Asli dan Oplosan

JAKARTA | 22 Januari 2019 15:08 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Kepolisian membongkar gudang pengoplosan gas elpiji di kawasan Tangerang Selatan dan Cilangkap, Jakarta Timur. Dari tabung gas 3 kg dioplos ke 12 kg, dengan keuntungan sebesar Rp 135 hingga Rp 150 ribu per tabung.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami, mengimbau masyarakat lebih cerdas dalam setiap membeli. Gas elpiji oplosan dapat dilihat dari plastik penutup tabung.

"Kalau asli disegel kami yang resmi ada hologram dan ada barcode. Kalau ada barcode akan ketahuan di mana dia diisi," ujar Dewi di Jalan Mabes TNI Delta 5, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/1).

Sedangkan tabung yang hasil suntikan, katanya, tidak memiliki segel. "Segel tersebut tidak digunakan pada gas elpiji nonsubsidi," katanya.

Masyarakat juga diminta tak menerima tabung apabila menemukannya yang tidak diberikan segel resmi. Selain merugikan secara ekonomi, gas elpiji oplosan juga berbahaya.

"Pengisian dengan suntikan itu tidak proper dan tidak aman," tegas dia.

Sebelumnya, enam orang diamankan jajaran Sumdaling Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya karena mengoplos elpiji 12 kg dengan tabung gas melon alias 3 kg. Keenam pelaku ADN, LA, RSM, KND, KSN dan YEP memasarkan elpiji oplosan itu ke sejumlah warung kelontong di Jakarta.

Kasubdit III Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, satu tabung gas elpiji 12 kg diisi dengan 4 tabung gas 3 kg. Bermodalkan Rp 65.000 hingga 75.000 dan menjual elpiji 12 kg itu dengan harga Rp 135.000.

"Dari 1 tabung gas 12 kg akan diisi 4 tabung gas 3 kg, modal mereka Rp 60 hingga 70.000. Kemudian mereka jual dipasaran harga Rp 135 sampai Rp 150.000, jadi untuk keuntungan mereka untuk 1 gas ini bisa mencapai Rp 65 hingga Rp 75.000. Makanya mereka sangat tergiur dengan keuntungan yang cukup besar tersebut," kata Ganis di Jalan Mabes TNI Delta 5, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/1).

Baca juga:
Modal Rp 60.000, Warga Cipayung Oplos Elpiji 12 Kg Dijual Rp 135.000
Polda Metro Jaya Ringkus 4 Pelaku Pengoplosan Gas Elpiji
Penyebab Subsidi Energi Meroket Jadi Rp 153 Triliun di 2018
Janjikan Isi Gas Lebih Murah dari Pertamina, Andi Curi 25 Tabung Elpiji 3 Kg
Lebih Murah Dari Elpiji, Gas Batubara Bakal Lebih Populer
BPH Migas: Stok BBM, Elpiji dan Listrik Aman Hadapi Libur Natal & Tahun Baru
Pemerintah Bakal Bagikan 150.318 Paket Perdana Elpiji 3 Kg di Pulau Nias

(mdk/lia)