JK Tinjau Kesiapan Masjid Agung Al-Azhar Gelar Kembali Salat Jumat

JK Tinjau Kesiapan Masjid Agung Al-Azhar Gelar Kembali Salat Jumat
JAKARTA | 3 Juni 2020 18:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla memantau penyemprotan cairan desinfektan yang dilakukan oleh relawan PMI bersama anggota Marinir TNI di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (3/6).

Dia yang ditemani oleh Ketua ICMI Pusat Prof Jimly Asshiddiqie, dan Wakil Ketua DMI Syafruddin ini meninjau persiapan masjid menghadapi era normal setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta berakhir.

"Kedatangan saya hari ini pertama untuk melihat kesiapan, untuk kembali kita di Jakarta ini secara resmi karena ada tidak yang resmi melaksanakan salat Jumat, Insya Allah lusa," kata pria yang akrab disapa JK.

"Ini setelah saya sebagai Ketua DMI berkonsultasi dengan Pak Presiden, Pak Gubernur DKI, bahwa apabila, DKI besok tidak memperpanjang PSBB, maka berarti ada perbaikan yang signifikan di DKI, dan juga daerah-daerah lainnya. Karena itulah maka tempat-tempat umum dapat dibuka dengan syarat, melaksanakan protokol kesehatan yang ketat," lanjut dia.

Menurut dia protokol kesehatan yang paling ketat itu, dan dapat dilaksanakan itu hanya di rumah ibadah. Seperti Masjid, Gereja, dan lainnya.

"Karena protokol kesehatan itu kan 3. Jaga jarak minimum 1 meter, pakai masker dan cuci tangan. Semua itu dilaksanakan di Masjid. Kita jaga jarak, pakai masker, kalau tidak ada yang pakai masker suruh dulu pakai masker baru boleh masuk. Kemudian cuci tangan. Di setiap pintu ada disinfektan atau sabun atau di tempat wudhu mesti ada sabun," ungkap JK.

"Maka yang paling aman itu dalam situasi ini justru di rumah ibadah. Berbeda dengan di pasar, atau di mal mungkin tidak bisa jaga jarak dengan betul, tidak bisa cuci tangan setiap saat. Kalau di masjid paling lama setengah jam salat Jumat, apalagi kita minta memperpendek," jelas JK.

Dia menegaskan, jika memang PSBB di DKI masih diperpanjang artinya masih berbahaya.

"Syaratnya itu tidak diperpanjang," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
MUI DKI Terbitkan Fatwa Salat Jumat di Masa Pandemi Covid-19 Boleh 2 Gelombang
Sesuai Fatwa MUI DKI, Dewan Masjid Indonesia Anjurkan Salat Jumat Dua Shift
MUI: Tidak Dibenarkan Dalam Agama Salat Jumat Dua Gelombang
Melihat Penerapan New Normal saat Salat Jumat di Turki
Banyak Masjid di Kota Bekasi Sudah Dibuka untuk Salat Jumat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami