Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas 2 Kali Dirusak Orang Tak Dikenal

Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas 2 Kali Dirusak Orang Tak Dikenal
Pompa air di Waduk Pluit. ©2014 merdeka.com/imam buhori
JAKARTA | 21 Januari 2021 17:56 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat mengonfirmasi ada upaya perusakan kabel kawat listrik rumah pompa air di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Kamis 14 Januari 2021. Kejadian serupa pernah terjadi pada 2020.

"Memang di Dukuh Atas ini kejadian yang kedua, kejadian pertama ada orang tidak dikenal sekitar jam 3 atau 4 pagi ada berada di areal rumah pompa. Saat itu ketika ditangkap oleh petugas jaga kita memang (orang tidak dikenal) dalam pengaruh alkohol kemudian ditemukan ada senjata tajam," ujar Kepala Seksi Jalan Jembatan & Kelengkapan Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, Yudha Catur Suharnanto, Kamis (21/1).

Yudha menjelaskan, upaya perusakan yang terjadi pada pada 14 Januari tersebut adalah upaya perusakan kabel pengawat yang berfungsi membaca meteran listrik yang menyambung ke rumah pompa Dukuh Atas. Untuk operasional, Yudha memastikan tidak berpengaruh.

Hanya saja, imbuh Yudha, pihaknya mengantisipasi jika perusakan berlanjut ke operasional rumah pompa. Untuk itu, Dinas Bina Marga mengajukan agar rumah meteran listrik tersebut berada di dalam areal rumah pompa.

"Kita juga coba usul ke PLN untuk meterannya ini agar dipindah ke dalam lingkungan rumah pompa karena meteran listrik sekarang itu ada di luar rumah pompa Dukuh Atas," ujarnya.

Lebih lanjut, Yudha khawatir jika kejadian seperti ini terulang akan dimanfaatkan pihak tertentu untuk melakukan counter politik. Sebab, menurutnya dibanding dampak teknis penggiringan opini politik lebih mengganggu kinerja petugas rumah pompa.

"Dampak politiknya yang sangat besar karena ini lokasinya strategis, ibaratnya kalau Pak Gubernur sekarang ini salah sedikit langsung viral. Walaupun secara teknis bisa diatasi, dan korban jiwa tidak ada," jelasnya.

Atas kejadian ini, pihaknya belum melapor ke pihak polisi. Yang jelas, ia mengatakan, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat berharap kabel meteran bisa direlokasi ke area rumah pompa.

Baca Selanjutnya: Pemprov DKI Siagakan 487 Unit...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami