Kadishub DKI: Ganjil Genap saat PSBB Transisi Diterapkan Jika Lalin Sangat Padat

Kadishub DKI: Ganjil Genap saat PSBB Transisi Diterapkan Jika Lalin Sangat Padat
JAKARTA | 12 Juni 2020 13:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kadishub DKI, Syafrin Liputo menjelaskan penerapan ganjil genap belum perlu diterapkan sekarang. Sebab, kata Syafrin, lalu lintas Ibu Kota selama penerapan PSBB transisi masih kondusif. Hal ini diketahui berdasarkan hasil evaluasi satu minggu penerapan PSBB transisi di Jakarta.

"Artinya dengan kondisi ini untuk pelaksanaan ganjil genap belum dilaksanakan," kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Jumat (12/6).

Syafrin menyatakan, ganjil-genap akan kembali diterapkan saat evaluasi menunjukkan jalanan Jakarta kembali sangat padat. "Prinsip untuk penerapan ganjil genap tetap base on evaluasi, hasil evaluasi dari kondisi lalu lintas. Artinya jika kondisinya sudah sangat padat, di sisi lain angkutan umumnya masih memadai, itu masih bisa diterapkan," ujarnya.

Menurut dia, kebijakan ganjil-genap sama seperti kebijakan rem mendadak. Kebijakan rem itu disebut akan dilaksanakan apabila temuan positif corona selama masa transisi justru meningkat.

"Instrumen ganjil genap sama halnya dengan instrumen emergency break. Jadi di dalam Pergub 51 ada pengaturan rem darurat, artinya jika masyarakat ternyata tetap melakukan perjalanan yang tidak penting, kemudian kami melihat perlu dilakukan ganjil genap, (untuk) mengingatkan warga bahwa sekarang masih dalam PSBB walau transisi," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Diketahui, perbandingan volume kendaraan saat transisi dan saat normal (sebelum PSBB), saat ini masih di bawah 17 persen dari kondisi normal.

"Dibandingkan dengan masa normal untuk kondisi lalu lintas masih di bawah rata-rata, kondisinya sekitar 17 persen berada di bawah dari kondisi normal," ucapnya.

Syafrin menjelaskan, meski kebijakan ganjil-genap tertuang dalam Pergub PSBB transisi, hal itu tidak serta merta langsung diterapkan.

"Kebijakan ganjil genap yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2020 itu tidak otomatis diberlakukan, kami dari dinas perhubungan terus akan lakukan kajian dan evaluasi terhadap kondisi lalu lintas dan angkutan," jelasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat (mdk/ray)

Baca juga:
Anies akan Terapkan Ganjil Genap kepada Pedagang di Pasar Tradisional
Penentuan Ganjil Genap Tergantung Ketaatan Perkantoran Terapkan PSBB Transisi
DPRD DKI akan Panggil Kadishub DKI Soal Wacana Ganjil Genap Motor
Ganjil Genap Motor Dinilai Malah Menimbulkan Kepadatan Penumpang di Transportasi Umum
MTI Dukung Ganjil Genap Kembali Berlaku di Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami