Kadispora DKI Belum Terima Laporan Pemenang Tender Stadion BMW

JAKARTA | 10 September 2019 17:59 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan permasalahan tender Stadion Jakarta Internasional Stadium (JIS) atau biasa dikenal dengan Stadion BMW kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Walaupun dalam tender tersebut terdapat selisih Rp 300 miliar dalam penentuan pemenang tender stadion terbesar di Jakarta itu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ahmad Firdaus mengatakan, pihaknya tidak terlibat dalam tender pembangunan Stadion BMW. Dia menjelaskan, pihaknya hanya mendukung permasalahan administrasi program pembangunan Stadion BMW.

"Secara teknis untuk tender ada di Jakpro. Kalau kita memang mendukung masalah persuratannya untuk pembangunan ini dan itunya. Tapi kalau secara teknis untuk kontraknya dan sebagainya, itu kan penyertaan modal ada di Jakpro. Jadi teknis kontraknya pun ada di Jakpro," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/9).

Dia mengungkapkan, belum mendapatkan laporan mengenai pemenang tender tersebut. Untuk itu, Firdaus menyarankan, agar pertanyaan terkait tender bernilai triliunan rupiah tersebut langsung ditujukan ke PT Jakpro.

"Makanya sebaiknya ke JakPro aja deh. Karena detailnya dia yang tahu, karena pelaksana di lapangan mereka langsung," tutupnya.

Untuk diketahui peserta tender pembangunan Stadion BMW hanya diikuti 2 peserta. Peserta kerja sama operasional (KSO) pertama adalah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung-PT Jaya Konstruksi-PT PP. Sementara KSO kedua, PT Adhi Karya-PT Hutama Karya-PT Nindya Karya-PT Indah Karya.

Menariknya, KSO Wijaya Karya menang dengan nilai penawaran lebih tinggi dibandingkan dengan KSO Adhi Karya. Dalam dokumen Pengumuman Peringkat Nomor: 006/KU5000/102/VII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019 yang diterima merdeka.com, KSO Adhi Karya memberikan harga penawaran Rp3.782.969.000.000, atau lebih rendah Rp300 miliar dari KSO Wijaya Karya.

Dalam dokumen tersebut, KSO Wijaya Karya mendapatkan nilai teknis 66,14 persen dan nilai harga 27,78 persen. Sementara KSO Adhi Karya mendapatkan nilai teknis 60,17 persen dan nilai harga 15 persen.

Baca juga:
NasDem Soal Tender Stadion BMW: Jangan Lihat Anggarannya Tapi Kualitasnya
PDIP Akan Libatkan KPK Soal Kejanggalan Tender Stadion BMW
Golkar Akan Panggil PT Jakpro Soal Kejanggalan Tender Stadion BMW
Anies Soal Tender Stadion BMW: Kalau Asing Menang Bolehlah Kita Lihat Lebih Jauh
Janggal Pemenang Tender Proyek Stadion BMW
PDIP DKI Harap Stadion JIS di Taman BMW Cepat Selesai
JakPro Tetapkan Tiga Kontraktor Garap Proyek Stadion BMW

(mdk/fik)