Kapolda Metro Pesan Agar Penertiban Malam Takbiran Tak Melukai Hati Masyarakat

Kapolda Metro Pesan Agar Penertiban Malam Takbiran Tak Melukai Hati Masyarakat
Suasana Jalan KH Mas Mansyur Sepi Takbir Keliling. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
JAKARTA | 12 Mei 2021 17:54 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan kepada seluruh anak buahnya agar pengamanan malam takbiran di Ibu Kota dilakukan secara humanis. Dia juga berpesan agar tindakan Polisi dalam pengamanan tidak melukai hati rakyat.

Hal itu disampaikannya, ketika berikan pengarahan pada apel pengamanan malam takbir operasi Ketupat Jaya 2021 yang turut dihadiri Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/5).

"Tidak boleh ada tindakan-tindakan yang dapat melukai perasaan masyarakat," tegas Fadil.

Fadil mengimbau anggotanya menjalankan operasi patroli pengamanan malam takbir secara tertib, mengedepankan sikap persuasif dalam berikan imbauan kepada masyarakat.

Jumlah personel yang diterjunkan dalam operasi gabungan berskala besar ini mencapai 1.024 personel. Terdiri dari Polisi, TNI dan petugas dari Pemprov DKI.

Jumlah personel yang diterjunkan dalam operasi gabungan berskala besar ini mencapai 1.024 personel. Terdiri dari Polisi, TNI dan petugas dari Pemprov DKI.

"Terdapat 1.024 personel yang terbagi di 20 titik pengamanan," sebut Fadil.

Fadil menjelaskan, terdapat dua skema yang akan diterapkan. Yakni filterisasi kendaraan dan crowd free night di wilayah Ibu Kota Jakarta.

Pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, dilakukan filterisasi kendaraan.

"Di mana apabila kita menemukan kendaraan yang hendak melaksanakan takbir keliling diberikan pengarahan diberikan edukasi, dan diarahkan untuk kembali kerumah masing-masing," katanya.

Pukul 22.00 WIB, diterapkan konsep crowd free night. Semua yang tidak ada kepentingan di jalan dan tidak dapat menunjukan alasan tepat dan dapat timbulkan kerumunan akan ditindak.

"Maka langsung dintindak untuk kembali ke rumah masing- masing," tambahnya.

Fadil menjelaskan penerapan crowd free night ini akan dilakukan apabila ditemukan sejumlah orang yang berkumpul lebih dari lima orang atau tidak memiliki tujuan yang jelas akan di imbau agar kembali kerumah.

"Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan dengan baik karena model filterisasi dan crowd free night sudah pernah kita kerjakan di malam tahun baru dan pengamana sahur on the road dan semua dapat dipahami oleh masyarakat dengan baik," imbaunya.

Titik pengamanan filterisasi dan crowd free night sendiri personel gabungan akan menitikan pasukan-pasukan di beberapa titik ruas jalan utama yakni, Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, Bundaran Patung Kuda, Jalan Harmoni, Jalan Veteran, hingga Jalan Gambir. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami