Kapolda Soal Operasi Yustisi Protokol Covid-19: Upaya Beri Kesadaran di Masyarakat

Kapolda Soal Operasi Yustisi Protokol Covid-19: Upaya Beri Kesadaran di Masyarakat
Razia Masker PSBB DKI Jakarta. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko
JAKARTA | 16 September 2020 13:18 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Operasi yustisi terkait protokol Covid-19 masih terus dilakukan untuk memastikan kedisiplinan warga. Hari ini, Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Nana Sudjana, dan Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Dudung AR, turun langsung mengecek penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Terminal Grogol Jakarta Barat.

"Saat ini saya berada di Terminal Grogol Jakarta Barat. Kedatangan kami dalam rangka melakukan pengecekan," kata Nana, Rabu (16/9).

Nana menerangkan, Panglima TNI dan Kapolri serta Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sedang mencanangkan operasi yustisi di seluruh Indonesia. Terutama di delapan daerah dan salah satunya adalah DKI Jakarta.

Adapun tujuannya adalah dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dan pendisplinan dalam hal protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia dalam tiga minggu terakhir mengalami peningkatan secara signifikan. DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang angka positif Covid-19 nya tinggi. Operasi yustisi ini adalah upaya kami untuk memberikan penyadaran di masyarakat," ucap dia.

Nana mencatat, sejauh ini ditemukan 12 orang yang diberikan sanksi karena melanggar protokol kesehatan. Nana merinci empat orang di antaranya diberikan sanksi sosial. Sementara sisanya memilih membayar denda.

"Ada 12 orang yang tidak memakai masker," ucap dia.

Nana mengatakan, pihaknya mengedepankan langkah-langkah persuasif, komunikatif tetapi tegas dalam melakukan operasi yustisi selama 14 hari.

Dalam hal ini, setidaknya ada 6.800 personel gabungan yang dikerahkan untuk memantau aktivitas masyarakat.

"Rincianya 3.000 dari unsur TNI, 3.000 Polri kemudian 700 dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan kemudian 50 personel Kejaksaan dan 50 dari Pengadilan," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami