Hot Issue

Karpet Merah Lurah Grogol Selatan Buat Djoko Tjandra

Karpet Merah Lurah Grogol Selatan Buat Djoko Tjandra
djoko tjandra. istimewa
JAKARTA | 13 Juli 2020 08:01 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Inspektorat Provinsi DKI Jakarta berhasil mengungkap peran Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dalam proses pembuatan e-KTP kepada Djoko Tjandra. Padahal sebelumnya, Asep berdalih tidak ada pelayanan khusus yang diberikan kepada buronan Kejaksaan Agung itu.

Kecurangan ini terbongkar lantaran Koordinator Perkumpulan Masyarakat anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman melaporkan dugaan mal administrasi atau dugaan mal teknis pelayanan dan atau dugaan sengaja melanggar ketentuan terkait sengkarut keberadaan buronan kasus hak tagih (cassie) Bank Bali ke Ombudsman.

Dalam laporan Inspektorat, ternyata Asep melakukan pertemuan dengan Anita Kolopaking sebagai pengacara Djoko ada bulan Mei 2020. Pertemuan itu dilakukan di rumah dinas Asep.

Anita meminta Asep untuk melakukan permintaan pengecekan status kependudukan Joko Sugiarto Tjandra. Mendapat permintaan itu, Asep kemudian meminta salah seorang operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan untuk melakukan pengecekan data kependudukan Djoko.

Ternyata, Djoko masih terdaftar sebagai penduduk Grogol Selatan dan belum pernah terdaftar e-KTP. Mengetahui hal itu, Anita pun langsung bertanya ke Asep tentang persyaratan membuat e-KTP.

Mengetahui e-KTP dapat diproses, Djoko akhirnya datang ke kantor Lurah Grogol Selatan. Saat tiba, dia langsung diterima Asep. Tak tangung-tangung, dia juga mengantarkannya ke tempat perekaman biometric.

Setibanya di lokasi penerbitan e-KTP, Asep meminta operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan memberikan pelayanan penerbitan e-KTP atas nama Joko Sugiarto Tjandra dengan hanya menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga milik Joko Sugiarto Tjandra yang tersimpan dalam handphone milik Asep.

Selama proses itu, Asep secara langsung memantau penerbitan e-KTP untuk Djoko. Bahkan, dia menjadi pihak pertama menerima e-KTP yang sudah dicetak oleh operator. Dan Asep juga yang menyerahkan langsung e-KTP kepada Djoko.

Djoko tidak perlu menunggu berhari hari dalam proses pembuatan e-KTP. Sebab di hari dia melakukan perekaman, saat itu juga kartu identitas dirinya selesai dicetak.

Perbuatan Lurah tersebut mengakibatkan operator Satpel Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kelurahan Grogol Selatan dalam menjalankan pelayanan penerbitan KTP-el atas nama Joko Sugiarto Tjandra tidak melaksanakan sesuai/mengabaikan SOP yang berlaku.

"Karena merasa sungkan kepada Lurah," kata Kepala Inspektorat Provinsi DKI Jakarta Michael Rolandi.

Baca Selanjutnya: Pembelaan Asep...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami