Kedekatan dengan Jokowi dimanfaatkan Ahok muluskan proyek LRT?

JAKARTA | 20 Agustus 2015 10:28 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Sekitar awal tahun 2015 ini, progres proyek monorail tampaknya tak menunjukkan tanda-tanda positif. Sementara, Jakarta tengah mendesak membutuhkan transportasi massal.

Berkaca pada negara Manila dan sejumlah tempat lainnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, coba mencari solusi transportasi apa yang menyerupai monorail tapi tak terlalu banyak resiko. Kala itu, pilihan Ahok, sapaan Basuki, jatuh pada Light Rail Transit (LRT) transportasi massal berbasis rel layang.

Ahok sangat yakin, proyek LRT jadi solusi tepat mengatasi kemacetan di Jakarta. "Secara teknis dan pengembangannya lebih mudah dibandingkan monorail," jelasnya di Balai Kota saat itu.

Rupanya, ide itu tak mendapatkan tanggapan positif dari DPRD DKI Jakarta. Bahkan anggaran proyek itu dicoret DPRD karena belum jelas Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), DED (Detailed Engineering Design), dan PSO (Public Service Obligation) dari pengoperasionalan LRT.

Tapi Ahok keukeuh proyek itu sangat tepat dikerjakan. Walaupun tidak mendapatkan dukungan dari DPRD DKI Jakarta, pihaknya tetap akan membangun LRT. Sebab dia meyakini, pembangunan LRT dapat dilakukan tanpa harus menggunakan APBD DKI Jakarta.

"Pembatalan LRT itu memang benar. Karena konsepnya LRT itu betul-betul harus dikelola pihak swasta. Nanti pengoperasiannya kami libatkan BUMD," ungkapnya.

Lalu apa yang bakal dilakukan Ahok dengan penolakan itu?

(mdk/lia)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com