Kembali Tempati Kebon Sirih, Pencari Suaka Tagih Janji Bantuan UNHCR

JAKARTA » MAKASSAR | 17 September 2019 11:57 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Seorang pencari suaka Ali (25) asal Afganistan mengaku kembali lagi duduki trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pasalnya, pihak UNHCR mengaku tempat Gedung Kodim 0503 Jakarta Barat hanyalah sementara. Sehingga, ia bersama lainnya kembali datang ke Kebon Sirih.

"Kalau temen-temen yang di sini semuanya sudah minta tolong ke UNHCR, karena sebelumnya kita sudah tinggal lama di depan Imigrasi Kalideres lebih dari satu tahun enam bulan lebihlah. Jadi kita datang, pertama ke sini minta tolong ke UNHCR nungguin ke sini dua minggu dan pindah ke Kalideres. Baru di sana, kata UNHCR tempat itunya hanya cuma untuk sementara, jadi tutup," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (17/9).

Saat itu katanya, mereka para pencari suaka akan diberikan uang sebesar Rp1 juta per bulan. Namun, uang itu hingga kini belum sepeser pun diterima dan dinilai kurang.

"Disuruh tanda tangan nantinya dikasih Rp1 juta buat satu bulan. Dikasih uangnya nanti dihubungi lagi, jadi sampai sekarang ini mereka tidak hubungi juga. Kalau mereka ngehubungi juga tidak kasih tahu sampai kapan mereka kasih," katanya.

"Jadi kita bingung kalau itu uangnya buat keluarga juga buat tiga orang Rp1,3 juta, jadi uangnya kurang tidak sampai buat 1 bulan," sambungnya.

Oleh karena itu, Ali bersama lainnya kembali datangi Gedung UNHCR. Mereka minta kepastian tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

"Kita minta tolong ke UNHCR atau pemerintahannya kalau bisa jangan kasih uang, kasih tempat atau sama 2 kali atau 3 kali makan sehari. Itu saja. Kalau uangnya itu nggak cukup, jadi kita juga nggak tahu uangnya sampai kapan. Tempat tinggal sama 2 kali makan," katanya.

Baca juga:
Beralas Tikar, Pencari Suaka Kembali Padati Trotoar Kebon Sirih
Puluhan Pencari Suaka Kembali 'Mondok' di Trotoar Kebon Sirih
Pencari Suaka Dirikan Tenda di Trotoar, Anies Baswedan akan Telepon Mensos
Tuntut Pembebasan 26 Rekan, Ratusan Imigran 'Nginep' di Depan Imigrasi Makassar
Unjuk Rasa di Jalan Akses Masuk Rudenim Makassar, Kaki Imigran Tergilas Mobil

(mdk/rhm)