Keterpakaian Tempat Tidur RS Rujukan Covid di Jakarta Terus Meningkat

Keterpakaian Tempat Tidur RS Rujukan Covid di Jakarta Terus Meningkat
Tim medis di RS Persahabatan. ©REUTERS/Willy Kurniawan
JAKARTA | 16 Januari 2022 15:35 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Penularan virus Omicron di Jakarta berdampak atas keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, 667 tempat tidur terpakai untuk pasien Covid-19.

"Sekarang ada peningkatan BOR (bed occupancy rate) dari 3.579, terpakai 667 atau 19 persen," ucap Riza usai menghadiri acara manasik haji Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Masjid Darussalam, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Minggu (16/1).

Sementara untuk tempat tidur pasien di ruang ICU, juga mengalami peningkatan meski tidak signifikan dibanding ruang isolasi biasa. Berdasarkan data yang diterima Riza, dari 591 unit tempat tidur tersedia, sebanyak 32 unit telah terpakai.

Politikus Gerindra itu berujar, kendati peningkatan kasus cukup cepat akibat Varian Omicron, namun tidak diikuti dengan lonjakan kapasitas tempat tidur di rumah sakit.

Dia meyakini, kondisi tersebut merupakan dampak positif dari vaksinasi Covid-19 yang menekan tingkat keparahan seseorang jika terpapar virus Sars Cov-2 dan segala variannya tersebut.

"Ini memang artinya dampak positif daripada vaksin tidak menimbulkan dampak penyakit atau dampak penderita yang berbahaya jadi tidak sampai di ICU," ucapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Omicron Melonjak, Epidemiolog Wanti-Wanti Potensi Terjadi Long Covid
Ini Caranya Pasien Omicron Tak Bergejala Terima Paket Obat dari Kemenkes
Dinkes DKI: Saat Ini Tingkat Keterisian 12 Persen dari Kapasitas 6.000 Tempat Tidur
Ini Sepuluh Sekolah di DKI Ditutup Usai Temuan Covid-19
Dinkes DKI: Positivity Rate Kegiatan PTM Masih Terkendali
Pakar Yakini Transmisi Lokal Omicron Sudah Terjadi di Luar DKI, Tapi Belum Terdeteksi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami