Khusus Untuk OTG, Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran Sudah Terisi 91 Persen

Khusus Untuk OTG, Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran Sudah Terisi 91 Persen
JAKARTA | 20 September 2020 14:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tower lima Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, sudah terisi sebanyak 91,84 persen dari total kapasitas 1.570 tempat tidur yang tersedia. Kondisi ini berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, pada Minggu (20/9).

Wisma Atlet tower 5 memang diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG) dan tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri. Sebanyak 1.442 pasien OTG telah menempati tower tersebut sejak Jumat (11/9).

rsd wisma atlet khusus pasien otg covid 19

Sementara itu, untuk RS Darurat Covid-19 yang lokasinya masih satu kawasan, masih tersedia 582 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Adapun rinciannya yaitu 311 tempat tidur di tower enam dan 271 tempat tidur di tower tujuh.

Sedangkan untuk tower empat Wisma Atlet, akan segera digunakan untuk lokasi isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala. Tower empat tersebut dapat digunakan pada pekan depan. Saat ini masih dilakukan upaya perbaikan dan persiapan.

Untuk kapasitas tower 4 mampu menampung sebanyak 1.546 tempat tidur. Bila ditotal dengan tower lima, kedua tower tersebut dapat menyediakan sebanyak 3.116 tempat tidur.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan ada ribuan pasien positif Covid-19 yang tidak memiliki gejala atau asitomatik di Ibu Kota.

Dia menyatakan saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tengah mempersiapkan sejumlah lokasi alternatif untuk isolasi mandiri selain RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

"Kami mempunyai data harian kasus aktif sekitar 11.000, yang asitomatik sekitar 50 persen," kata Widyastuti di Jakarta, Selasa (15/9).

Dia menjelaskan Pemprov DKI saat ini masih terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk persiapan isolasi mandiri. Saat ini dua tower di RS Darurat Wisma Atlet juga akan digunakan sebagai lokasi isolasi.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan regulasi atau aturan terkait pelaksanaan isolasi mandiri pasien Covid-19. Kata Anies, regulasi itu nantinya akan mengatur agar pelaksanaan isolasi mandiri langsung diawasi oleh pemerintah.

"Bahwa isolasi itu dikelola oleh pemerintah sehingga bisa lebih efektif dalam memutus mata rantai, karena tidak semua dari mereka yang terpapar tanpa gejala bisa melakukan isolasi dengan baik di rumahnya masing-masing," kata Anies di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9).

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
RSD Wisma Atlet Buat Pengaturan Jalur Agar Tak Ada Lagi Antrean Ambulans
Bantah Prediksi Anies, Satgas Covid-19 Tegaskan Data Tunjukan Wisma Atlet Tak Penuh
Covid-19 Kembali Membludak, Ini Video Terbaru Antrean Ambulans Masuk Wisma Atlet
Update 16 September, 1.740 Pasien Covid-19 Dirawat di RSUD Wisma Atlet
Ini Penyebab Ambulans Antre Masuk ke Wisma Atlet

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami