Komisi B DPRD Nilai Kerjasama Food Tjipinang dan Kelompok Tani Tak Transparan

Komisi B DPRD Nilai Kerjasama Food Tjipinang dan Kelompok Tani Tak Transparan
Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
JAKARTA | 22 April 2021 09:24 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Kerjasama PT Food Station Tjipinang dengan gabungan kelompok petani (Gapoktan) Jawa Barat dan Jawa Tengah dianggap tidak sesuai ketentuan. Komisi B DPRD DKI Jakarta, sebagai mitra kerja PT Fold Station Tjipinang, menganggap tidak ada transparansi dalam pemilihan kerjasama dengan kelompok tani di dua provinsi tersebut.

Dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) penggunaan APBD tahun 2020, PT Food Station disebut tidak memaparkan mekanisme pelaksanaan kontrak kerja di bidang pangan yang dimaksud.

"Apakah pemilihan (kerjasama) ini sudah memenuhi kriteria atau hanya faktor kedekatan semata, karena selama ini tidak jelas dengan siapa saja mereka bermitra," ujar anggota Komis B, Manuara, Rabu (21/4).

Namun, Manuara berujar, kritik terhadap transparansi ini tidak menyebabkan Pemprov DKI berhenti membangun kerjasama dengan provinsi lain untuk menjaga ketahanan pangan. Hanya saja, saat pemilihan kelompok tani, harus jelas dan transparan tentang kriteria beras yang memenuhi standar.

Anggota Komisi B lainnya, Sutikno mengajukan pertanyaan serupa tentang kriteria kelompok tani yang bekerjasama dengan Pemprov DKI.

"Ini perlu kajian, karena jangan sampai Food Station minta tambahan PMD atau menggunakan APBD untuk kontrak farming ini, tapi tidak jelas siapa dan mengapa bisa lolos menjadi mitra," ucap Sutikno.

Sutikno juga meminta agar PT Food Station melakukan evaluasi terhadap dua Provinsi pemasok beras terkait kualitas, kestabilan pasokan, dan kestabilan harga yang diajukan.

"Ini harus dievaluasi dahulu, jika sama-sama menguntungkan dan kualitasnya baik, silakan teruskan, tapi kalau tidak, cari lagi provinsi yang mampu mencukupi stok beras kita dengan kualitas dan harga terbaik," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kolaborasi Jakarta dengan daerah menjadi upaya ibu kota dalam ketahanan pangan. Pernyataan ini disampaikan Anies saat menghadiri panen raya di Cilacap, Jawa Tengah.

"Kita berharap pergerakan perekonomian di Jakarta dirasakan sebagai manfaat di berbagai daerah melalui kerja sama ini," ujar Anies, Jumat (16/4).

Anies menuturkan, kolaborasi Jakarta dengan daerah di sektor pertanian diharapkan ada suasana keadilan sosial, yaitu membuat masyarakat Jakarta memiliki beras harga terjangkau, sementara petani di Cilacap merasakan peningkatan kesejahteraan.

Ia mengatakan prinsip saling menguntungkan membuat pergerakan perekonomian di ibu kota juga dirasakan di daerah-daerah. Sebab, antara permintaan kebutuhan dapat dipenuhi oleh pihak penyedia dengan seimbang dan berdampak positif dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau.

Kerjasama juga dibangun Jakarta dengan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Anies berharap Kuningan dapat memasok kebutuhan telur ibu kota.

"Kami berpikir bisa tidak (kerja sama) dengan Kuningan, mungkin bukan hanya beras bisa jadi telur yang saya dengar produksi telurnya surplus,” ujar Anies dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/4).

Anies menuturkan, Pemprov DKI telah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, di sektor pertanian. Beberapa waktu lalu, Pemprov DKI bersama Pemkab Cilacap melakukan panen raya beras.

Kerjasama ini menurut Anies dapat menjaga pasokan beras warga Jakarta, dan memberdayakan petani Cilacap. Demikian pula jika kerjasama dengan Kuningan. Kedua daerah dinilai memiliki keuntungan masing-masing dengan cara berkolaborasi.

“Silaturahmi akan membawa manfaat dan membuka intensitas kerja bersama antara Jakarta dan Kuningan, terlebih kami kemarin coba di Cilacap," tuturnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Depan DPRD, Anies Baswedan Paparkan Hasil Pembangunan di Jakarta
Anies Baswedan: Pendapatan Jakarta 2020 sebesar Rp55,89 triliun
Anies Dipuji di Forum Dunia, PDIP Sebut Konsepnya Milik Jokowi dan Sutiyoso
PDIP Sindir Anies: Jangan Mengharap Hujan di Langit, Air di Tempayan Ditumpahkan
Ada Wilayah Tak Punya Gerobak Sampah, Anggota DPRD DKI Minta Anies Bijak Soal APBD
Dinas Pendidikan DKI Jakarta Didesak Segera Terbitkan Kebijakan PPDB 2021

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami