Komplotan Begal di Sejumlah Wilayah Penyangga Jakarta Diciduk

Komplotan Begal di Sejumlah Wilayah Penyangga Jakarta Diciduk
Ilustrasi borgol. shutterstock
JAKARTA | 11 Oktober 2021 23:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap komplotan begal yang beraksi di wilayah penyanggah Ibu Kota. Ada 11 orang pelaku dari tiga kelompok berbeda ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan, kelompok pertama pimpinan EH alias B. Adapun kaki-tangan SP alias S, RH alias T, RA alias A dan A alias K yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Yusri menerangkan, EH dan kawan-kawan beraksi di daerah Tambun, Kabupaten Bekasi.

"Ini yang berhasil kita amankan ada empat tersangka," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (11/10).

Yusri melanjutkan, kelompok kedua pimpinan seorang anak berinisial FM (17). Bersama rekannya, S alias B membegal seorang pemotor di daerah Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

"FM ini adalah eksekutor, dia juga residivis di kasus yang sama. Tetapi tidak bisa kita hadirkan karena memang eksekutor anak di bawah umur," ujar dia.

Kelompok terakhir, didalangi oleh MH dan rekan-rekannya. Mereka berlima beraksi di daerah Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Yusri menyebut, MH dan MS bertugas sebagai orang yang membacok. Sementara AM dan MA dan C adalah joki atau yang menyiapkan senjata tajam jenis celurit.

"Jadi korban pada saat itu mengalami tiga kali bacokan baik punggung, lengan, dan pundak," ujar dia.

Yusri menerangkan, ketiga kelompok modus mencari sasaran di tempat sepi. Mereka kemudian memberhentikan pengguna jalan yang telah menjadi target. Selama beraksi, ketiga kelompok eelalu melengkapi diri dengan senjata tajam jenis celurit. Bahkan, ia tak segan untuk melukai korban yang coba-coba melawan.

"Ketika melihat ada korban melintas, kemudian dipepet. Apabila ada perlawanan, maka pelaku akan membacok korban," ujar dia.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan, tersangka dijerat pada Pasal 365 dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Ngaku Jadi Korban Begal, Ternyata Tak Mampu Bayar Wanita Open BO
Kasus Berawal dari Open BO Wanita, Pemuda Malah Lapor Polisi Ngaku Disetrum Begal
Bawa Uang Rp1,3 Miliar Naik Motor, IRT di Garut Dibegal
Begal Rampas Handphone Tukang Cuci Motor di Kembangan, Korban 'Dihujani' Celurit
Berusaha Kabur, Komplotan Begal Sadis di Banjarbaru Kalsel Ditembak Petugas
Melawan Saat Ditangkap, 2 Pelaku Begal 'Dihadiahi' Timas Panas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami