Kota Tua Batal Dibuka untuk Olahraga

Kota Tua Batal Dibuka untuk Olahraga
Kawasan Sekitar Kota Tua Mulai Ramai Dikunjungi Warga. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
JAKARTA | 21 September 2021 20:32 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pengelola Kota Tua batal membuka kawasan wisata tersebut untuk olahraga mulai Sabtu (18/9). Alasannya karena belum tersedianya barcode aplikasi PeduliLindungi.

"Kita lagi proses aplikasi PeduliLindungi ternyata perkiraan kita sudah mau beres kemarin ternyata belum," kata Kepala UPK Kota Tua, Dedy Tarmizi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/9).

Karena batal dibuka, dia beserta jajarannya kini melakukan persiapan ulang sebelum memastikan Kota Tua kembali dibuka.

Persiapan itu antara lain menunggu pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan terkait barcode PeduliLindungi, mendapatkan sertifikat ‘Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability’ (CHSE) dan melengkapi sarana dan prasaran.

"Jadi karena itu kita bersiap, sertifikasi CHSE kita siapkan dan kalau perintah buka, ya kita buka," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Dedy memastikan sampai saat ini yang beroperasi di wilayah Kota Tua hanya restoran, hotel, perkantoran hingga kafe. Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan kapan Kota Tua bisa kembali dibuka untuk masyarakat umum.

"Pada Sabtu pekan lalu buka untuk uji coba. Sekarang belum dibuka, karena masih nunggu barcode untuk dipasang," kata seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya di lokasi Kota Tua di Jakarta Barat, Sabtu (18/9). (mdk/fik)

Baca juga:
Kota Tua Mulai Ramai Dikunjungi Warga
Polisi Berlakukan Crowd Free Night di Kawasan Kota Tua Jakarta
Kota Tua Jakarta Ditutup Selama Libur Lebaran
Menikmati Libur Paskah di Kawasan Kota Tua Jakarta
Zona Rendah Emisi Kawasan Kota Tua Diterapkan Mulai 8 Februari
Petugas Tertibkan Pedagang di Kota Tua Saat Malam Tahun Baru

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami