Langgar PSBB, Warga Jakarta Terancam Sanksi Pidana Hingga Denda Rp100 Juta

Langgar PSBB, Warga Jakarta Terancam Sanksi Pidana Hingga Denda Rp100 Juta
JAKARTA | 9 April 2020 23:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota mulai Jumat, 10 April 2020 pukul 00.00 WIB. Ada sanksi menanti jika masyarakat abai dengan aturan tersebut.

Anies mengatakan, di dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 yang baru diteken terkait PSBB, mengatur agar seluruh warga Jakarta mengisolasi diri di rumah 14 hari ke depan dan mengurangi kegiatan di luar.

"Terkait dengan sanksi, dalam hal ini sesuai ketentuan yang ada bahwa dalam Pasal 27 pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk sanksi pidana," katanya di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4).

Menurutnya, pidana yang dikenakan pun bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Hanya saja, dia tidak menjelaskan bentuk pidana atas pasal tersebut.

"Prosesnya nanti kita kerjakan bersama-sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh ketentuan ini dilaksanakan," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu merujuk Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Terkait Karantina Kesehatan di mana pelanggar terancam pidana kurungan penjara maksimal 1 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

"Jakarta yang pertama kali yang melaksanakan PSBB. Sementara masalah Covid ini sudah dialami di 33 provinsi. Kita harus tunjukan di Jakarta kita bisa disiplin," tutupnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Selama PSBB, Cek Rute TransJakarta dan Aturannya
10 Sektor Usaha Tak Terdampak Kebijakan PSBB Jakarta
Anies pada Warga Jakarta untuk Hadapi Corona: Dari Soal Keris Hingga Ketangguhan
Ujian Untuk Warga Jakarta, PSBB Bukan Penderitaan
Anies Terbitkan Pergub, PSBB Jakarta Mulai Berlaku
Selama PSBB, Masyarakat Miskin Jakarta Terima Bantuan Setiap Pekan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami