Menelusuri Rumah Dimas Agung Korban Pencatutan Pemilik Rolls Royce Pengemplang Pajak

JAKARTA | 21 November 2019 21:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tak ada yang menyangka Dimas Agung yang bertempat tinggal di Gang Linghar Nomor 43, Jalan Mangga Besar IV P, Jakarta, itu memiliki kendaraan mewah.

Tempatnya yang berjarak sekitar satu kilometer dari Stasiun KRL Mangga Besar itu nampak jauh dari kata mewah. Namun siapa pun akan merasa heran karena nama Agung tercatat sebagai pemilik kendaraan mewah berjenis Rolls Royce Phantom yang mengemplang pajak di Samsat Polda Metro Jaya.

Rumahnya masuk ke gang kecil yang di mukanya terdapat pedagang makanan ringan. Tak perlu melangkah jauh, sekitar 15 meter dari muka gang, rumah Agung berhimpit dengan rumah lainnya di sana.

Saat Liputan6.com menyambangi kediaman Agung ia nampak tidak ada di tempat. Menurut keterangan sang Ibunda, Astuti, Agung saat ini sedang berada di Depok.

"Agung lagi di Depok sejak kemarin. Enggak tahu ada apa. Main ke rumah temannya mungkin," kata Astuti yang saat itu sedang melakukan aktivitas di rumahnya.

Astuti sendiri tidak mengetahui duduk permasalahan yang mendera anaknya itu. Menurutnya Agung tidak pernah bercerita terkait masalah itu.

"Agung enggak pernah ngomong ya," katanya.

Di mata dia anaknya itu bukanlah pemuda yang neko-neko. Ia pun tergolong anak yang pekerja keras karena saban hari ikut bekerja membantu ayahnya sebagai kuli bangunan.

"Kalau lagi sepi ya nge-Gojek (narik ojek online)," katanya.

1 dari 2 halaman

Agung Tinggal Bersama Orangtuanya

Agung tinggal di rumah bersama ibu dan ayahnya. Rumahnya yang berukuran tak lebih luas dari gawang sepakbola itu sebagian bertembok dan sebagian masih bersekat kayu triplek.

Panjang ke belakangnya pun tak sampai 10 meter dengan tingkat ke atas. Lantai bawah sengaja dibuat untuk tempat makan dan menaruh peralatan rumah tangga. Sementara lantai atas digunakan untuk kamar tidur.

Untuk sanitasi, keluarga Agung juga mengandalkan toilet bersama yang tak jauh dari depan rumahnya.

"Iya WC di situ. Masih pake sumur airnya," ucap Astuti.

2 dari 2 halaman

Dikenal Sebagai Pribadi Baik

Di masyarakat, Agung juga dikenal sebagai pribadi yang baik. Ia memang tidak menamatkan pendidikan formal setingkat SMA-nya. Namun keuletannya dalam bekerja sudah diakui oleh para tetangga.

"Dia baik kok mas, rajin kerja ngikut bapaknya. Bapaknya kan tukang (bangunan)," ucap Ibu Ipah salah satu tetangga Agung.

Hal yang sama juga dikatakan oleh tetangga samping rumahnya, Ibu Arla. Menurut dia Agung merupakan sosok yang baik-baik. Gaya hidupnya jauh dari kata mewah. Maka amat tidak masuk akal bila ia bisa membeli mobil mewah.

Astuti sendiri tidak mengetahui pasti kapan Agung akan kembali dari Depok. Karena anaknya itu memang suka main. "Dia banyak temannya sih jadi suka nginep gitu," terangnya.

Sebelumnya diketahui, petugas dari badan retribusi pajak kendaraan DKI dan Samsat Polda Metro Jaya menyambangi kediaman Agung, Rabu (20/11/2019).

Petugas lalu menujukkan alamat rumahnya yang sama dengan alamat STNK mobil mewah yang mengemplang pajak. Di sana tertera nominal Rp200 juta untuk merek Rolls Royce Phantom dengan nama pemilik Ari.

Reporter: Yopi Makdori (mdk/gil)

Baca juga:
Diblokir Petugas, Rolls Royce atas Nama Dimas Agung Prayitno jadi Mobil Bodong
KTP Dicatut, Kuli Bangunan Ini Ditagih Pajak Mobil Roll Royce Phantom Rp200 Juta
Janji Anies Bagi Pengguna Kendaraan Listrik: Insentif Pajak dan Parkir Murah
Program Penghapusan Denda Pajak Kendaraan di Jabar Dimulai 10 November
Mulai Desember, Bea Balik Nama di Jakarta Naik Jadi 12,5 Persen
1.013 Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Pajak di Riau
Terjaring Razia, Mobil Pemadam Kebakaran Ketahuan Tunggak Pajak Lima Tahun