Menteri BUMN Erick Thohir Serap Aspirasi Komunitas Silat Tradisi Betawi

Menteri BUMN Erick Thohir Serap Aspirasi Komunitas Silat Tradisi Betawi
Menteri BUMN Erick Tohir menyambangi komunitas main pukulan (silat) Betawi di Padepokan Pitulung Sed. ©2022 Merdeka.com
JAKARTA | 14 Mei 2022 11:56 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Disambut musik rebana dan atraksi silat palang pintu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi komunitas main pukulan (silat) Betawi di Padepokan Pitulung Sedulur Congkok Indonesia (PPSCI) dan masyarakat di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (14/5).

Kedatangan Erick Thohir atau biasa disapa Bang Etho ini juga dimeriahkan penampilan tarian Lenggang Nyai dan atraksi pencak silat para murid perguruan PPSCI.

Ketua PPSCI yang juga Sekretaris Umum Asosiasi Pencak Silat Tradisi Betawi Indonesia (Astrabi) Abah Bachtiar menjelaskan, keberadaan PPSCI telah menjadi wadah aktivitas positif bagi para pemuda dan anak-anak di lingkungannya. Hal ini dibuktikan di lingkungan PPSCI tidak ada pemuda/warganya yang terlibat narkoba atau tawuran.

Ketua Umum Astrabi Yusron Sjarief menambahkan pentingnya pembinaan perguruan-perguruan pencak silat tradisional yang ada. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia asal Indonesia, eksitensi dan pengembangan pencak silat tidak bisa hanya diserahkan kepada para pemangku atau pelaku.

"Masyarakat dan terutama pemerintah harus lebih serius lagi memperhatikan dan membina budaya asli Indonesia yang satu ini." ujar Yusorn dalam keterangan resminya, Sabtu (14/5).

Menteri BUMN Erick Thohir mengamini pentingnya dukungan pemerintah ini. Menurutnya, ketetapan UNESCO yang menjadikan pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia asal Indonesia, maka pembinaan untuk pengembangan pencak silat menjadi sebuah keharusan.

"Bangsa yang tidak peduli dengan budayanya akan menjadi bangsa yang lemah dan keropos," ucapnya.

Kegiatan ini juga ada dialog dengan masyarakat yang hadir. Dalam dialog ini, menteri BUMN ini kembali mengingatkan para ibu yang berdagang ikut program Mekar. Program bantuan permodalan dari Kementerian BUMN yang meringankan kaum ibu untuk mencari nafkah sehari-hari.

"Program ini harus tetap ada, meski kelak saya tidak lagi menjadi menteri BUMN," ujar Erick Thohir yang hadir di tengah masyarakat bersama "Jakarta Bergerak" Yayasan Erick Thohir, juga menyumbangkan 20 mesin foging untuk dibagikan ke tiap-tiap RT di Kelurahan Kapuk. (mdk/sya)

Baca juga:
Bazar Ramadan Permata MHT Bantu Warga Jakarta Barat dan Utara
Dari Simprug Jakarta Selatan, Permata MHT Gelar Bazar Ramadan di Lima Kota Jakarta
Diadakan Jelang Puasa, Tradisi Nyorog Jadi Simbol Hormat Warga Betawi ke Orang Tua
5 Resep Kue Biji Ketapang Renyah, Cocok Jadi Kue Lebaran & Ide Bisnis Jualan Camilan
Tokoh Betawi Sampaikan 9 Rekomendasi Soal Revisi UU Pemprov DKI Jakarta
Kaukus Muda Betawi: Warga Betawi Akan Aktif dalam Revisi UU Pemerintahan DKI Jakarta

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami